Wednesday, May 29, 2024
spot_img
CleanTexs
20240303_141948
agaddhita
UMcmps
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow

Alhamdulillah, InsyaAllah Jumpa Ramadhan

Alhamdulillah, InsyaAllah Jumpa Ramadhan

#No Ferry No Happy
Catatan Akhir Pekan
Ahad 22 Sya’ban 1445 H, 03 Maret 2024

Alhamdulillah, InsyaAllah Jumpa Ramadhan

Ahad 10 Maret sepekan lagi insyaAllah kita mengawali sholat Tarawih. Dan Senin dinihari 11 Maret kita mulai Sahur menandai hari pertama ibadah puasa bulan suci Ramadhan 1445 H

Sebagai seorang muslim hendaknya kita merasa sangat bergembira bila bulan Ramadhan tiba. Sebab bulan Ramadhan adalah bulan Maghfirah yang penuh dengan keberkahan.

Dimana di dalamnya terdapat sebuah malam yang lebih baik dari 1.000 bulan, yaitu Lailatul Qadar.

Pada bulan Ramadhan yang mulia ini, semua amal shalih juga dilipatkan gandakan pahalanya. Pintu-pintu Jahim (neraka) ditutup. Setan-setan dibelenggu.

Maka sebagai seorang muslim kita harus merasa bergembira menyambut dan memanfaatkannya, Karena ini merupakan kesempatan terbaik untuk meraih banyak amal shalih.

Dan sebaliknya, bila ada seorang muslim yang merasa biasa- biasa saja, tidak bersemangat meraih amal shalih dan tidak bergembira dengan datangnya bulan Ramadhan, maka ia harus khawatir, sebab bisa jadi ia akan banyak melewatkan kebaikan-kebaikan pada bulan itu.

Karena kebahagiaan ketika bulan Ramadhan merupakan sebuah reaksi tanda keimanannya seorang muslim. Ibarat ia bahagia karena akan kedatangan tamu yang agung dimana tamu tersebut telah ia rindukan selama 11 bulan lamanya yang akan segera hadir membawa banyak oleh oleh keberkahan. Maka itu ia berusaha mempersiapkan segalanya dan tentu hati menjadi sangat bergembira dapat bertemu dengan Ramadhan.

Allah Subhanallahu Wa Ta’ala berfirman,
“Katakanlah: ‘Dengan kurnia Allah dan rahmatNya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmatNya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan”
(QS. Yunus : 58)

Ibnu Rajab Al-Hambali rahimahullah berkata;
“Bagaimana tidak gembira ? Seorang mukmin diberi kabar gembira dengan terbukanya pintu- pintu surga. Tertutupnya pintu- pintu neraka. Bagaimana mungkin seorang yang berakal tidak bergembira jika diberi kabar tentang sebuah waktu yang di dalamnya para setan dibelenggu. Dari sisi manakah ada suatu waktu menyamai waktu ini (Ramadhan).
(Latha’if Al-Ma’arif hlm. 148)

Untuk itu sudah seharusnya kita sebagai seorang muslim menyambut bulan Ramadhan dengan penuh kegembiraan, mempersiapkan diri dengan yang terbaik, semangat beramal shalih, banyak berdo’a, membekali dengan ilmu dan membersihkan diri dengan taubat,

InsyaAllah dengan kesempatan yang Allah Ta’ala berikan ini, kita bisa gunakan dengan sebaik- baiknya untuk meraih banyak amal shalih. Karena bisa jadi ini adalah Ramadhan terakhir kita.

fimdalimunthe55@gmail.com

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles