Wednesday, May 29, 2024
spot_img
CleanTexs
20240303_141948
agaddhita
UMcmps
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow

Pesan Wakil Ketua PDM Surabaya Pak Je: Kepala Sekolah adalah Mujahid Dakwah Muhammadiyah

Pesan Wakil Ketua PDM Surabaya Pak Je: Kepala Sekolah adalah Mujahid Dakwah Muhammadiyah

Batu, kartanusa.id – Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya melaksanakan kegiatan Pembinaan Kepala Sekolah SD/MI Muhammadiyah se-Surabaya. Kegiatan dilaksanakan di Hotel Wonderland Kota Batu dan diikuti 28 Kepala SD/MI Muhammadiyah se-Surabaya.

Hadir Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya Ustadz Muhamad Jemadi MA, Ketua dan Sekretaris Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya Ustadz Dikky Syadqomullah MHes, dan Sugeng Purwanto. Mengingatkan kembali Identitas Muhammadiyah bahwa Kepala Sekolah adalah Mujahid Dakwah Muhammadiyah. Sabtu-Ahad (1-2/3/2024).

Ustadz Muhamad Jemadi MA, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya menyampaikan bahwa keberadaan Amal Usaha Pendidikan dimaksudkan sebagai penterjemah terlaksananya Gerakan Islam, Gerakan Dakwah, dan Gerakan Tajdid.

“Sebagai perwujudan Gerakan Islam, maka kultur sekolah/madrasah Muhammadiyah adalah suasana Islami. Tidak sepantasnya di sekolah/madrasah Muhammadiyah ada perselisihan, kebencian, dan hal-hal yang dimurkai Allah SWT,” ujarnya.

“Para guru dan karyawan harus jadi teladan bagi peserta didik untuk menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah SAW. Menghidupkan shalat jamaah, tadarus al-Quran, Kajian-kajian keislaman,” tuturnya.

Masih Pak Je, sapaan akrabnya yang mengingatkan tentang beberapa hal yang sangat penting yaitu,
Pertama, Sebagai Wujud dari Gerakan Dakwah; Setiap guru dan karyawan adalah Dai yang bisa jadi teladan dalam berpikir, berucap, dan bertindak. Kaderisasi persyarikatan, umat, dan bangsa harus tumbuh subur. Para alumni sekolah/madrasah Muhammadiyah adalah para mubaligh/mubalighat. Berdakwah tidak harus selalu berceramah, dengan tutur kata dan keteladanan yang baik akan menjadi saya tarik tersendiri.

Kedua, Sebagai Wujud Gerakan Tajdid; Sekolah/madrasah harus memiliki kreatifitas dan inovasi yang menarik. Sekolah/madrasah itu menjual jasa, jangan sampai mengecewakan peserta didik dan orang tua peserta didik.

Layanilah mereka dengan sepenuh hati. Penuhi kebutuhan mereka terutama dalam hal kepuasan layanan. Ibarat orang berjualan jadikan peserta didik dan orang tua peserta didik sebagai tim pasaran yang mengabarkan kebaikan-kebaikan sekolah/madrasah kita.

“Pelatihan tentang kewirausahaan juga perlu dikembangkan di setiap sekolah/madrasah Muhammadiyah. Sumbangan Pengembangan Pendidikan bukan satu-satunya pendapatan. Para kepala sekolah harus segera merintis unit usaha sebagai penopang pembiayaan sekolah/madrasah,” tegasnya.

Sedangkan Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD/MI Muhammadiyah Kota Surabaya Ustadzah Umi Syarofah MPd menyampaikan dalam sambutannya bahwa kebersamaan Kepala Sekolah/Madrasah selama ini membuat gerak langkah SD/MI Muhammadiyah di Kota Surabaya makin mantab menatap masa depan.

“Sebagai bagian dari Muhammadiyah para kepala SD/MI Muhammadiyah siap mensukseskan program-program Muhammadiyah, khususnya di Kota Surabaya. Terima kasih atas bimbingan dan dukungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya selama ini,” tuturnya.

Ketua Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya Ustadz Dikky Syadqomullah, M.Hes menyampaikan beberapa hal penting bagi kita semua, dalam mengemban amanah menjadi Kepala Sekolah yaitu :
Pertama, Para suami atau istri Kepala Sekolah harus selalu support kepada pasangannya. Karena memimpin Sekolah/Madrasah itu penuh tekanan (stres). Dukungan dan doa keluarga akan dapat menambah energi para Kepala Sekolah/Madrasah Muhammadiyah.

Kedua, Para Kepala Sekolah/Madrasah harus banyak ide untuk pengembangan sekolah dan berusaha meningkatkan kesejahteraan guru/karyawan. Sekolah/Madrasah lain selalu berbenah, maka Muhammadiyah sebagai pelopor berkemajuan harus selalu di depan.

“Ketiga, Mari Menjaga Kekompakan Jama’ah, karena dengan berjama’ah adalah kunci kemenangan dan mendatangkan Rahmat Allah SWT,” tandasnya. (Salman/yud)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles