Wednesday, May 22, 2024
spot_img
CleanTexs
20240303_141948
agaddhita
UMcmps
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow

Refleksi Ramadhan dan Idul Fitri 1445 H : Menjaga Tradisi Ketaqwaan

Jombang, kartanusa.id – Takmir Masjid Besar Syuhada Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang menggelar sholat Idul Fitri 1445 H. Dihadiri kurang lebih 700 jama’ah memenuhi ruang utama, dan serambi masjid bahkan meluber sampai di halaman. Hadir sebagai imam dan khatib sholat Idul Fitri 1445 H, Ustadz Salman Alfarisi BMR, S.H.I., dengan tema “Refleksi Ramadhan dan Idul Fitri 1445 H”. Keberkahan Ramadhan dan Idul Fitri 1445 H

7 Pesan Ustadz Salman Alfarisi BMR, S.H.I dalam Refleksi Ramadhan dan Idul Fitri 1445 H “Menjaga Tradisi Ketaqwaan”, yaitu :

Pertama, Menjaga dan Meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan Kepada Allah SWT.
Hal ini sesuai dengan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Al-Qur’an Surat Ali Imron ayat 102 :

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَ نْـتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

Artinya :”Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim”.

Melalui Surat Ali Imron ayat 102, Allah SWT menjelaskan tentang pentingnya memahami bahwa sebagai hamba-hamba Allah yang beriman seharusnya melaksanakan keimanan dan ketaqwaan dengan sebenar-benarnya. Dalam arti melaksanakan semua perintah dan menjauhi semua larangan Allah SWT dengan ikhlas mengharapkan ridhoNya, bukan karena ingin dipuji sebagai manusia yang beriman, bertaqwa, sholeh di mata manusia.

Kalau ikhlas karena Allah SWT, semua amal kita akan diterima dan mendapatkan pahala dari dariNya. Sebaliknya karena amalan kita ingin dipuji manusia, maka akan sia-sia, tidak ada artinya di hadapan Allah SWT.

Kedua, Mensyukuri Kenikmatan Yang Allah SWT Berikan kepada Manusia.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَاِ ذْ تَاَ ذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَاَ زِيْدَنَّـكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَا بِيْ لَشَدِيْدٌ

Artinya :”Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat”. (QS. Ibrahim 14: Ayat 7)
Mari mensyukuri segala kenikmatan yang Allah SWT berikan, yang jumlahnya banyak, tidak bisa diukur. Nikmat terbesar adalah ketetapan Iman dan Islam pada diri kita, sehingga kita bisa melakukan banyak aktivitas kebaikan, mulai ibadah kita, perilaku sosial kita, amal kita, semua itu karena masih adanya Iman dan Islam.

Ketiga, Menjadikan Rasulullah Muhammad SAW Idola Utama Dalam Kehidupan.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

لَقَدْ كَا نَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَا نَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَا لْيَوْمَ الْاٰ خِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًا

Artinya :”Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah”. (QS. Al-Ahzab 33: Ayat 21)

Melalui surat tersebut, Allah SWT menjelaskan bahwa pada diri Rasulullah SAW terdapat suri tauladan yang sempurna, baik dalam kehidupan pribadi beliau, kehidupan keluarga, bermasyarakat, bahkan berbangsa dan bernegara, sempurna telah memberikan contoh kepada kita ummatnya. Garansi Allah SWT langsung, sehingga kalau kita meneladaninya maka hidup kita akan bahagia dunia dan akhirat sesuai do’a sapujagat yang selalu kita baca setiap waktu.

Keempat, Membiasakan Amalan Selama Bulan Ramadhan.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْکُمُ الصِّيَا مُ کَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِکُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ

Artinya :”Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”. (QS. Al-Baqarah 2:183)

Kebiasaan baik selama bulan Ramadhan, mari kita lanjutkan di 11 bulan kedepan, minimal kita bisa istiqomah, kalau meningkat jauh lebih baik. Mulai sholat lima waktu, kalau bisa berjamaah, ditambah sholat sunnahnya, puasa sunnahnya, istiqomah shodaqohnya meskipun tidak banyak, menjaga perilaku dan lisan kita yang bisa menyinggung perasaan orang lain.

Kelima, Memahami Makna Idul Fitri.
Upaya ini dalam rangka mengamalkan hadits Rasulullah saw, yaitu :
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إيْمَا نًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya :”Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan karena Iman dan mengharap pahala dari Allah maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”. (HR Bukhari dan Muslim).

Menjadi manusia yang bertaqwah sebagai tujuan akhir Ramadhan yang harus kita jaga. Bertaqwah berarti ibadahnya baik, amalnya baik, dosanya diampuni Allah SWT dan kesalahan kita sesama manusia termaafkan. Menjadi manusia yang bersih dan suci seperti layaknya bayi yang baru terlahir kembali.

Keenam, Memahami Folisofi Metamorfosis Kupu-kupu.
– Ulat adalah fase awal yang menunjukkan perilaku yang kurang baik, banyak makan, rakus, memberi dampak tidak baik bagi sekitar, tidak menyenangkan bagi siapapun.
– Kepompong adalah fase dimana ulat berusaha berubah menjadi lebih baik dengan muhasabah, merenungkan diri, evaluasi diri, tidak banyak berkata dan berbuat yang tidak perlu, menahan diri untuk berbuat yang menyakitkan perasaan orang lain. Inilah fase puasa, menjadi kepompong, menahan dari hal yang dapat menimbulkan batalnya puasa kita.
– Kupu-kupu adalah fase akhir, dimana menjadi manusia yang menyenangkan siapapun, baik tutur kata dan perilakunya. Keberadaannya menjadi motivasi, ditunggu datangnya, menggembirakan, menjadi teladan bagi siapapun.

Ketujuh, Memahami Ciri-ciri Orang Yang Bertakwah Kelapa Allah SWT.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَسَا رِعُوْۤا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمٰوٰتُ وَا لْاَ رْضُ ۙ اُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِيْنَ

“Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa,”
(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 133)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّآءِ وَا لضَّرَّآءِ وَا لْكٰظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَا لْعَا فِيْنَ عَنِ النَّا سِ ۗ وَا للّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ

“(yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan.”
(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 134)

Memahami tentang ciri-ciri orang yang bertaqwah kepada Allah SWT sebagai muhasabah diri, sudahkah kita termasuk orang yang bertaqwah yang diharapkan orang Allah SWT dalam syariatnya, khususnya dalam hal bulan suci Ramadhan. Ada 3 ciri, yaitu :

Pertama, Orang Yang Suka Berinfaq Dalam Keadaan Lapang Dan Sempit. Berbuat baik, jangan menunggu kaya, sukses, tapi kapanpun, dalam kondisi apapun biasa suka membantu, menolong sesama. Semua yang kita miliki adalah amanah dari Allah SWT, baik harta, tahta dll, yang semuanya akan dimintai pertanggungjawaban.

Kedua, Orang Yang Mampu Menahan Amarah. Dosanya yang kita lakukan, seringkali berangkat dari ketidakmampuan kita dalam mengendalikan diri, hawa nafsu sehingga menyinggung perasaan orang lain. Kita dibiasakan oleh Allah SWT melalui Ramadhan uang mengendalikan hawa nafsu kita, supaya menjadi orang yang beriman dan bertaqwa dengan sebenar-benarnya.

Ketiga, Orang Yang Mampu Memberikan Maaf Kepada Sesama. Sebagai manusia, kita menyadari bahwa tidak ada yang sempurna, kita punya kesalahan terhadap orang lain, begitu juga sebaliknya. Anjuran agama adalah kita saling memaafkan atas segala kesalahan kita selama menjalani kehidupan sehingga kita mendapatkan derajat sempurna sebagai manusia yang muhsin, penuh kebaikan dalam bingkai keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

“Semoga kita menjadi orang yang semakin beriman dan bertaqwa, hingga nanti kita dimatikan dalam keadaan husnul khatimah, InsyaAllah kita akan dimasukkan dalam surgaNya, Aamiin”.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles