Thursday, June 13, 2024
spot_img
CleanTexs
20240303_141948
agaddhita
UMcmps
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow

Wilujeng: Pentingnya Prinsip Saling Menghargai, Menghormati serta Memaafkan

Surabaya, kartanusa – Pembinaan rutin santri dan santriwati LKSA Rumah Pintar Matahari PCM Krembangan kali ini di ikuti oleh 11 santri di Masjid Al-Mukhlis Krembangan Surabaya, Rabu (5/6/24).

Pembinaan kali ini di buka oleh salah satu pengurus LKSA Rumah Pintar Matahari PCM Krembangan Wilujeng. Sebelum memulai materi wilujeng mengatakan, “anak-anakku semuanya, kita sebagai makhluk sosial saling membutuhkan sesama.Oleh karena itu kita sebagai manusia harus saling menghargai dan menghormati satu sama lain”.

“Di tengah dunia yang semakin kompleks dan saling terhubung, penting bagi setiap individu untuk memahami dan menghargai perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Masih Wilujeng, saling menghargai, menghormati, dan memaafkan menjadi kunci utama untuk menjaga keharmonisan dan perdamaian antara satu dengan yang lainnya.

“Saling menghargai berarti mengakui keberadaan dan hak setiap individu dalam menjalani hidupnya,” katanya.

“Setiap orang memiliki latar belakang, budaya, dan keyakinan yang berbeda-beda. Sebagai manusia, kita harus memahami dan menerima perbedaan tersebut sebagai bagian dari kehidupan yang normal. Saling menghargai juga berarti menghormati pilihan dan keputusan orang lain, serta membiarkan mereka hidup dengan cara mereka sendiri tanpa campur tangan,” imbuhnya.

Saling menghormati, sambung Wilujeng, adalah sikap yang sama pentingnya dengan saling menghargai.

“Saat kita menghormati seseorang, kita menunjukkan penghargaan dan hormat pada dirinya. Dalam kehidupan bermasyarakat, hal ini bisa diterapkan dalam berbagai situasi seperti dalam diskusi, berbicara di hadapan orang banyak, dan berinteraksi dengan orang yang lebih tua atau lebih muda dari kita,” paparnya.

Saling menghormati juga berarti tidak melukai perasaan orang lain dengan perkataan atau tindakan yang tidak sopan atau tidak sesuai dengan norma yang berlaku.

Tidak kalah pentingnya, saling memaafkan juga menjadi faktor utama dalam membangun hubungan yang sehat dan harmonis.

“Kita semua pasti pernah melakukan kesalahan dalam hidup kita. Namun, yang membedakan antara orang yang bijak dan yang tidak adalah kemampuan untuk meminta maaf dan memaafkan kesalahan yang dilakukan. Saling memaafkan bisa menjadi kunci dalam mengatasi konflik atau perselisihan yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.

Dalam era digital seperti sekarang ini, lanjut dia, saling menghargai, menghormati, dan memaafkan menjadi lebih penting lagi. Dengan adanya media sosial dan platform digital, seringkali kita berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal secara langsung. Hal ini bisa memicu konflik dan ketidaksepahaman yang lebih tinggi.

“Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu bersikap bijak dalam berinteraksi dengan orang lain, terutama dalam ruang digital,” tuturnya.

Saling menghargai, menghormati, dan memaafkan bukan hanya penting dalam kehidupan bermasyarakat, tetapi juga dalam kehidupan pribadi kita. Sikap ini bisa membantu kita menjadi manusia yang lebih baik dan lebih memahami sesama.

Kita semua memiliki peran penting dalam menjaga harmoni dan perdamaian dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, mari kita jaga kebersamaan dan persatuan dengan saling menghargai, menghormati, dan memaafkan satu sama lain.

“Semoga sedikit nasehat dari saya bisa di terapkan anak -anak sekali an baik di lingkungan keluarga, masyarakat maupun di sekolah,” tutup Wilujeng.

Fiyan, salah satu santri binaan LKSA Rumah Pintar Matahari PCM Krembangan mengucapkan banyak terima kasih kepada bu Ajeng yang memberikan nasehat untuk sore ini.

“Saya senang sekali meskipun tidak bersekolah tapi saya tetap bisa mendapatkan nasihat-nasihat di RPM,” tandasnya. (Tama/Aris)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles