Thursday, June 13, 2024
spot_img
CleanTexs
20240303_141948
agaddhita
UMcmps
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow

Ini Pesan Inspiratif Kepala Sekolah Pada Wisuda Purna Siswa SD Musix

Surabaya, kartanusa – Kisah Inspiratif dari mantan Presiden (Alm) Baharudin Jusuf Habibi dikisahkan oleh Kepala SD Muhammadiyah 6 Gadung (SD Musix) Surabaya pada Wisuda Purna Siswa tahun 2023-2023 di Gedung Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Timur. Sabtu (8/6/2024).

Sejak pagi hari, halaman gedung BBPMP Provinsi Jawa Timur yang berada di Ketintang Wiyata itu dipenuhi para tamu undangan yang akan menghadiri wisuda purna siswa SD Musix yang di gelar gedung utama yang berada di lantai dua.

Para wisudawan mengenakan kostum batik warna dasar coklat muda dengan motif warna hitam dipadukan bawahan warna hitam, memberi kesan bersemangat dan anggun.

Pukul 08.00 para undangan telah memenuhi ruangan yang berkapasitas 500 orang. Suasana ruangan bisa dikatakan sangat istimewa, karena lantainya beralaskan karpet tebal warna krem serasi dengan kursi yang dilapisi sarung warna kuning.

Pada pra acara disuguhkan beberapa tampilan dari para siswa. Diantaranya adalah seni bela diri Tapak Suci, tim angklung SD Musix menampilkan lagu Si Gulempong lagu daerah Batak dan Kicir-kicir dari Jakarta dilagukan secara medley, disambung story telling oleh Reina Kaysha Arira kelas I ICP, kemudian tari ksatria yang ditampilkan oleh Marwah Abidah IV B, Qinara Putri Aldevina IV B, Sasadara Atthiyya Effendi III ICP, Ramsha Syaquilla Nabila 3I CP, dan Karunia Larasati Erlanda 3ICP, dan terakhir adalah Turjuman.

Tampilan pra acara wisuda purna siswa ini semuanya perdana tampil, berbeda dengan tim angklung, mereka sudah tampil di beberapa ajang lomba dan hiburan bahkan telah melanglang buana seantero dunia, diantaranya pernah tampil di Malaysia dan Singapura.

“Tari ksatria ini disiapkan memang khusus acara ini, dan anak-anak ini juga baru pertama tampil.” Ujar Rizki Handayani SPd guru kelas I ICP sekaligus pelatih.

Selanjutnya dia menjelaskan bahwa tarian ini dilatihkan hanya dua minggu saja, para penampil berlatih setelah mereka menyelesaikan Penilaian Akhir Semester (PAT). Mereka berlatih tidak mengenal waktu.

“Bahkan mereka rela pulang terlambat karena latihannya” tambahnya.

Tampilan yang sangat fresh adalah Turjuman. Tampilan dibawakan oleh Auliecia Putri Cahyono kelas V-B ini, dia membacakan surat Al-Ma’un secara fasih, kemudian dia terjemahkan per ayat, lalu dia terjemahkan setiap kata, yang terakhir anak yang sudah hafal 5 juz ini menjelaskan isi kandungan surat Al-Maun dengan gerakan-gerakan anggota tubuhnya.

“Pagi ini kita telah mendapatkan banyak kenikmatan, satu diantaranya adalah kita telah menikmati sajian tampilan dari anak-anak hebat” Kata Munahar, S.H.I., M.Pd. mengawali sambutannya.

Selanjutnya dia mengapresiasi tampilan pada pra acara. Gerakan lambat seni bela diri Tapah Suci yang ditampilkan anak-anak kelas satu ini mengajarkan kita bagaimana melumpuhkan lawan tetapi tidak menyakitkan.

“Begitulah seorang pendekar, tidak pernak mencari lawan, tetapi pantang mundur jika ada lawan.” Tambahnya.

Selanjutnya dia mengapresiasi tari Ksatria. Tari ini menggambarkan seorang prajurit yang bersiap untuk perang, dimana mereka juga melakukan latihan fisik sebelum memulai perang dengan tujuan untuk melindungi raja.

“Ksatria itu profesi seseorang yang mengabdi pada penegakan hukum, kebenaran dan keadilan prajurit, bisa pula berarti perwira yang gagah berani atau pemberani.” Tambahnya

Hadir Wakil Ketua PCM Wonokromo Ustadz Muhammad Barid, S.Ag., M.Pd., Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Wonokromo Ustadz Dr. Arfan Fahmi, M.Pd.

Mengakhiri sambutannya dia menasehati para wisudawan agar tidak meninggalkan Al-Qur’an. Murojaah dijadikan kegiatan wajib setiap saat. Dia juga mengisahkan mantan Presiden BJ Habibi yang bangga kepada dua sahabatnya dari jerman yang terinspirasi kehebatan ilmuwan dari Al-Qur’an.

Dia menjelaskan (sabungnya Sekretaris Majelis) bahwa rasa penasaran kepada dua sahabatnya yang sulit dikalahkan kepandaiannya. Ternyata rahasianya adalah setiap malam mereka selalu mempelajari kandungan Al-Qur’an.

Acara sambutan demi sambutan telah menunggu setelah turunnya Kepala Sekolah dari panggung. (Basirun)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles