Saturday, July 13, 2024
spot_img
CleanTexs
20240303_141948
agaddhita
UMcmps
previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Shadow

Filosofi Kehidupan : Makrifat Jum’at Legi

Makrifat Jum’at Legi

Oleh M. Chengho Djadi Galajapo

Saat hujan pagi di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, mari lebih akrab dengan Cak Djadi. M. Chengho Djadi Galajapo nama panggungnya, imam besar pelawak Indonesia sering ditulis di belakang namanya.

Pengalaman 40 tahun lebih melawak, kemampuannya tidak hanya menciptakan tawa. Tapi juga melawak yang diartikan menuntun laku di segala waktu.

Konsep hidupnya adalah ajaran spiritual Nusantara yang disebut Islam Pancasila. Maka Cak Djadi tutur kata dan sikapnya indah, sabar, lembut, dan adil yang mendamaikan sebagai pancaran sinar Ilahi.

Siapapun orangnya yang berhubungan dengan Cak Djadi, komentarnya sama, gak sombong, enak diajak ngomong, renyah dalam bercengkrama. Terasa ada energi positif yang membuat nyaman koleganya.

Dari Presiden sampai tukang korden

Dari Mentri sampai tukang patri

Dari Gubernur sampai tukang sayur

Dari Walikota sampai sopir bus kota

Dari Bupati sampai penjual peniti

Dari Pejabat sampai rakyat

Dari Konglomerat sampai orang tak punya tempat

Dari Kampus sampai kampung

Dari anak gedongan sampai anak jalanan

Lantas timbul pertanyaan, mengapa Cak Djadi bisa bersikap demikian ! 

Karena sesuai doaku tiap hari, semoga semua makhluk bahagia. Dan misi hidupku adalah menebar cinta, harmoni dan keindahan. Sedangkan visi hidupku adalah mewujudkan bumi surgawi, bumi penuh cinta kasih tanpa diskriminasi.

Alhamdulillah, tiga tahun ini mendapat tugas di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Terimakasih sudah mau membaca hingga berbuih rahayu sagung dumadi.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles