Surabaya, kartanusa – Ramadhan penuh berkah, SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya gelar Munaqosah Al-Qur’an dengan dua lembaga penguji sekaligus, yakni Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan Ummi Foundation Surabaya. Kamis (26/02/2026).
Kegiatan tersebut diikuti 112 siswa dengan ketentuan; 55 murid Munaqosah Tahfidzul Qur’an dengan tim penguji dari Ummi Foundation Surabaya dan 57 murid dengan tim penguji Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kemenag Kota Surabaya. Adapun yang diujikan mulai dari Juz 1, 2, 3, 4, 5, 28, 29 dan 30.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya, Ustadz Choirur Roziqin, S.Ag., M.Pd., perwakilan Ummi Foundation, para penguji dan jajaran Pimpinan Spemma Pucang Surabaya.
“Munaqosah merupakan momen pembuktian sekaligus membanggakan bagi siswa-siswi SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Spemma). Munaqosah berarti ujian atau evaluasi akhir untuk mengukur sejauh mana pencapaian siswa dalam pembelajaran Al-Qur’an.” Ujar Ustadz Misbach Noehruddin, S.Si., MM., Kepsek Spemma Pucang Surabaya.
Di Spemma Pucang Surabaya, lanjut Ustadz Misbach, panggilan akrabnya, melibatkan dua standar besar, yakni Kemenag Kota Surabaya dan Metode Ummi Foundation Surabaya.
“Karena SMP Muhammadiyah 5 Surabaya menggunakan metode Ummi dalam pembelajaran Al-Qur’an, ujian ini merupakan standarisasi kualitas bacaan dan hafalan siswa.” Ungkapnya.
Ia juga mengatakan bahwa tujuan kegiatan tersebut adalah untuk memastikan siswa tidak hanya lancar membaca, tapi juga benar secara tajwid dan makhraj. Materi yang diujikan mulai dari:
- Fashohah; Kefasihan dalam melafalkan huruf.
- Tartil; Kelancaran dan keindahan nada dalam membaca.
- Tajwid; Pemahaman hukum bacaan (Idgham, Ikhfa, dll).
- Ghoroibul Qur’an; Pemahaman ayat-ayat asing atau cara baca khusus dalam Al-Qur’an.
“Untuk penguji, biasanya didatangkan langsung dari Ummi Foundation Surabaya untuk menjaga objektivitas hasil. Sedangkan Munaqosah Kemenag Kota Surabaya khusus untuk kelas 9.” Terangnya.
Ustadz Misbach juga menyampaikan bahwa tujuan dari mengikuti Munaqosah Kemenag Kota Surabaya, sebagai salah satu syarat kelulusan atau pengambilan nilai ijazah untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan masuk ke Madrasah Aliyah atau jenjang SMA Negeri.
“Kegiatan ini bukan sekadar mengejar angka, melainkan bentuk apresiasi Sekolah terhadap kedekatan siswa dengan Al-Qur’an, sebelum mereka melanjut ke jenjang SMA. Sekolah berkomitmen mencetak generasi qur’ani yang berakhlak mulia, unggul dan berkompeten dalam ilmu Al-Qur’an.” Tandasnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Ustadzah Khusnun Ni’am, S.Pd.I., Kepala Urusan (Kaur) Ismuba Spemma Pucang Surabaya menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT atas terselenggaranya acara ini dengan lancar dan penuh khidmat.
“Alhamdulillah, kegiatan berlangsung penuh khidmat dan semangat, walaupun sedang berpuasa, justru momentum Ramadhan ini menjadi motivasi tersendiri bagi anak-anak.” Ujarnya.
Ia kemudian menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah mensupport kegiatan ini, khususnya Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kemenag Kota Surabaya yang hadir sendiri memberikan sambutan motivasi kepada anak-anak.
“Maturnuwun, semoga Allah memberikan keberkahan bagi kita semua yang selalu mencintai Al-Qur’an, Aamiin.” Pungkasnya. (Humas/Gus).







