spot_img
No menu items!
More
    HomePemerintahanKetum PP IPHI : Keputusan Presiden Tepat dalam Menjaga Dinamika Geopolitik Global

    Ketum PP IPHI : Keputusan Presiden Tepat dalam Menjaga Dinamika Geopolitik Global

    Jakarta, kartanusa – Presiden Prabowo Subianto menggelar acara silaturrahim bersama sekitar 160 ulama dan tokoh organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis malam, 5 Maret 2026. Salah satu ormas yang diundang adalah Pengurus Pusat Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum, Dr. Ir. H. Erman Suparno, MBA., M.Si.

    Kegiatan yang berlangsung selama lebih dari 3 jam tersebut menjadi forum dialog antara pemerintah dan para ulama untuk membahas berbagai isu strategis, termasuk dinamika geopolitik global dan upaya diplomasi Indonesia dalam mendorong perdamaian di Timur Tengah.

    Alhamdulillah, pertemuan tersebut berlangsung penuh khidmat dan kehangatan, semakin menambah Ukhuwah Islamiyah demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia di momen Ramadhan 1447 H di tengah dinamika geopolitik global dan upaya diplomasi Indonesia dalam mendorong perdamaian di Timur Tengah.” Ujar Ketum PP IPHI, Dr. Ir. H. Erman Suparno, MBA., M.Si., saat diwawancarai oleh media kartanusa.id, pada Kamis (05/03/2026).

    Lebih lanjut, Ketum PP IPHI menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo memaparkan secara langsung alasan dan proses panjang di balik keterlibatan Indonesia dalam forum mengenai perdamaian Palestina yaitu Board of Peace (BoP).

    “Presiden Prabowo Subianto melalui forum tersebut menegaskan bahwa keputusan yang diambil adalah sebagai langkah konkret yang ditempuh sebagai upaya untuk mengurangi jumlah konflik dan korban di Palestina.” Ungkapnya.

    Dalam forum tersebut juga, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa keputusan tersebut telah melalui komunikasi intensif dengan sejumlah pemimpin negara mayoritas Islam dan negara kawasan Timur Tengah yaitu Turkiye, Arab Saudi, Mesir, Qatar, UAE, Pakistan, Yordania, Kuwait, dan Bahrain.

    “Jadi, ini telah dikomunikasikan dengan baik oleh Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah pemimpin negara mayoritas Islam dan negara kawasan Timur Tengah yaitu Turkiye, Arab Saudi, Mesir, Qatar, UAE, Pakistan, Yordania, Kuwait, dan Bahrain.” Tandas Ketum PP IPHI, Erman Suparno, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Ke 24 di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

    Sebelumnya, berdasarkan data dan fakta, sejak ditandatanganinya perjanjian damai Gaza Palestina di Sharm El-Sheikh Mesir pada Oktober 2025 silam, jumlah konflik dan korban di Gaza dalam 6 bulan terakhir telah jauh menurun, menjadi sekitar 600 – 1.000 jiwa.

    Sementara itu, jumlah korban pada periode 2024-2025 mencapai lebih dari 70.000 jiwa. Serta dibukanya gerbang jalur logistik melalui jalan darat di Rafah yang selama ini ditutup.

    Namun demikian, penghentian konflik secara total tidak bisa dengan seketika. Masih ada beberapa konflik dan juga korban berjatuhan, namun dengan jumlah yang sangat jauh berkurang.

    “Kami atas nama Pengurus Pusat Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia mendukung penuh keputusan Presiden Prabowo Subianto pada keterlibatannya untuk menjaga perdamaian dan ketertiban dunia dengan tetap menjaga prinsip politik bebas aktif sebagai komitmen terhadap Pancasila dan UUD 1945.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

    STAI
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here