Catatan Sejarah Nusantara: Pulau Dewata Bali yang Selalu di Hati
Oleh Ustadz Salman Alfarisi BMR, S.H.I.
(Guru Ismuba SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya, Wakil Sekretaris Dewan Pengurus Wilayah Gerakan Bela Negara Jawa Timur)
Catatan Spemma goes to Bali bersama siswa Spemma Pucang Surabaya (14-17/05/2026). Bali merupakan sebuah provinsi di Indonesia yang dikenal di seluruh dunia sebagai destinasi wisata utama.
Pulau yang selalu menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun asing yang tiada bosannya berkunjung. Berikut adalah keunikan dari Bali dari beberapa literatur, yakni:
Pertama, Julukan Pulau Dewata: Bali mendapat julukan Pulau Dewata karena kentalnya pengaruh agama Hindu Dharma dalam kehidupan sehari-hari masyarakatnya.
“Ribuan pura (kuil) tersebar di seluruh pulau, mulai dari tepi pantai hingga puncak gunung”
Kedua, Budaya dan Seni yang Hidup: Budaya Bali sangat unik karena tetap lestari di tengah arus modernisasi. Beberapa elemen ikonik meliputi:
- Tari Tradisional: Seperti Tari Kecak, Barong, dan Legong.
- Upacara Adat: Upacara pembakaran jenazah (Ngaben) dan Hari Raya Nyepi (hari keheningan total).
- Seni Kriya: Ukiran kayu, lukisan khas Ubud, serta kerajinan perak.
Ketiga, Bentang Alam yang Beragam: Secara geografis, Bali menawarkan variasi lanskap yang menakjubkan:
- Pantai: Mulai dari pasir putih di wilayah selatan (Kuta, Nusa Dua) hingga pasir hitam vulkanik di wilayah utara dan timur.
- Pegunungan: Gunung Agung merupakan titik tertinggi dan dianggap suci, serta Gunung Batur yang memiliki kaldera indah.
- Pertanian: Terasering sawah di Jatiluwih dan Tegalalang yang menggunakan sistem irigasi tradisional Subak (diakui sebagai Warisan Dunia UNESCO).
Keempat, Pusat Ekonomi dan Pariwisata: Pariwisata adalah sektor penggerak utama ekonomi Bali. Selain wisata alam dan budaya, Bali juga menjadi pusat bagi digital nomads, kuliner internasional, serta penyelenggaraan acara-acara tingkat dunia (MICE).







