Jakarta, kartanusa – Terus berkemajuan dan mencerahkan, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi menjalin kerja sama strategis dengan Monash University, Australia melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman yang digelar di Kantor PP Muhammadiyah Jakarta. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum (Ketum) PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. Rabu (10/06/2026).
Dalam sambutannya, Prof. Haedar menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi upaya Muhammadiyah memperkuat kualitas sumber daya manusia, khususnya di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA).
“Kolaborasi ini menjadi upaya Muhammadiyah memperkuat kualitas sumber daya manusia, khususnya di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), sekaligus memperluas jejaring akademik internasional untuk menjawab tantangan global yang semakin kompleks.” Tutur Prof. Haedar.

Ia kemudian mengajak kepada semua pihak, untuk terus mau belajar, biarpun sudah merasa maju. Ciri orang maju adalah mau belajar dari orang lain dan tidak malu untuk belajar. Prof. Haedar juga mengingatkan bahwa kemajuan sebuah institusi tidak hanya ditentukan oleh capaian yang telah diraih, tetapi juga oleh keterbukaan untuk terus belajar dan berkolaborasi.
“Kemajuan sebuah institusi tidak hanya ditentukan oleh capaian yang telah diraih, tetapi juga oleh keterbukaan untuk terus belajar, berkolaborasi, dan mengambil praktik-praktik terbaik dari berbagai pihak.” Tegasnya.
Lebih lanjut, Prof. Haedar mengungkapkan bahwa dengan kekuatan yang dimiliki Muhammadiyah melalui 164 perguruan tinggi, dengan 20 ribu dosen, dan hampir 700 ribu mahasiswa yang tersebar di berbagai PTMA, Muhammadiyah memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kekuatan strategis dalam pembangunan bangsa.
“Muhammadiyah memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kekuatan strategis dalam pembangunan bangsa melalui pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi.” Pungkasnya. (Humas/Gus).







