spot_img
spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaLahirkan Generasi Peduli Lingkungan, Ponpes Mambaul Ulum Sukses Gelar Green Leader Camp

    Lahirkan Generasi Peduli Lingkungan, Ponpes Mambaul Ulum Sukses Gelar Green Leader Camp

    Bojonegoro, kartanusa – Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Ulum, melalui lembaga pendidikan MTs dan MA Manbaul Ulum, sukses menyelenggarakan Masa Taaruf Siswa Madrasah (Matsama) yang unik dan inovatif. Kamis (16/07/2026).

    Dengan mengusung tema Green Leader Camp bertajuk; “Santri Peduli Lingkungan dengan Gerakan Menabung dan Sedekah Sampah”, kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini berhasil menanamkan karakter cinta lingkungan sejak dini bagi para santri baru.

    Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkenalkan budaya pesantren sekaligus membekali santri dengan kesadaran ekologis yang aplikatif. Selama tiga hari, peserta tidak hanya mendapatkan orientasi madrasah, tetapi juga praktik langsung pengelolaan sampah berbasis konsep Reduce, Reuse, dan Recycle (3R).
    Keberhasilan program ini merupakan buah dari konsistensi pembinaan Bank Sampah Sekolah Manbaul Ulum yang telah dimatangkan selama satu tahun terakhir.

    Apresiasi Pemerintah Daerah

    Acara ini mendapat dukungan penuh dari pihak kecamatan. Camat Sukosewu, Alit Saksamana Purna Yoga, S.STP., MM., yang hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan pesantren.

    “Kami sangat mendukung gerakan santri yang tidak hanya unggul secara akademik dan spiritual, tetapi juga menjadi pelopor pelestarian lingkungan. Gerakan menabung dan sedekah sampah ini layak menjadi percontohan bagi sekolah dan desa lainnya di wilayah Sukosewu.” Ujar Alit dalam sambutannya.

    Lingkungan sebagai Bagian dari Akhlak Santri

    Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Pengasuh Pondok Pesantren Manbaul Ulum, KH. Shofiyuddin Ma’mun Abbas, MM., menegaskan bahwa menjaga kelestarian alam merupakan cerminan dari akhlak seorang santri.

    “Santri harus menjadi pemimpin yang membawa kemaslahatan, termasuk bagi bumi. Melalui gerakan menabung dan sedekah sampah, para santri belajar arti kedisiplinan, kepedulian terhadap sesama, serta tanggung jawab atas kelestarian ciptaan Allah SWT.” Tutur KH. Shofiyuddin.

    Pendampingan Praktis dari Pemdes Klepek

    Dalam pelaksanaannya, tim dari Pemerintah Desa Klepek yang dipimpin oleh Budi Santoso, M.Ling., bertindak sebagai mentor utama. Mereka memberikan pendampingan intensif mengenai teknik pemilahan sampah, proses pembuatan kompos, hingga mekanisme operasional Bank Sampah Sekolah kepada para santri.

    Rangkaian kegiatan Green Leader Camp ditutup dengan aksi bersih-bersih lingkungan pesantren dan penyerahan simbolis tabungan sampah perdana oleh perwakilan santri baru kepada pengelola Bank Sampah.

    Melalui kegiatan ini, MTs dan MA Manbaul Ulum berharap para santri dapat menjadi agen perubahan (agent of change) yang mampu membawa budaya hidup bersih tidak hanya di lingkungan pesantren, tetapi juga di rumah dan masyarakat luas. (Syahrul).

    fortasi
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here