Surabaya, kartanusa — Dalam upaya memperkuat syiar Islam dan membimbing umat secara lebih luas, Laznas Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Jawa Timur secara resmi menggalakkan program Penguatan dan Peningkatan Kompetensi Da’i Muda. Dalam rilisnya Jum’at (24/07/2026).
Program ini dirancang untuk mencetak generasi da’i yang kokoh secara akidah, mendalam secara keilmuan, berakhlak mulia, serta siap diterjunkan langsung ke berbagai pelosok negeri.
Peran da’i di tengah masyarakat memegang posisi strategis sebagai pembimbing umat. Namun, tantangan dakwah di era modern menuntut para pendakwah muda untuk tidak hanya memiliki niat yang tulus, tetapi juga keterampilan komunikasi, pemahaman keagamaan yang komprehensif, serta wawasan sosial yang matang. Melalui program ini, para da’i muda akan mendapatkan pembekalan intensif agar siap menghadapi dinamika dakwah di lapangan.
“Setiap donasi yang kita titipkan menjadi bekal bagi para da’i untuk terus belajar, berda’wah, dan menyebarkan cahaya Islam. Insya Allah, setiap ilmu yang diajarkan dan setiap hati yang tersentuh akan menjadi pahala jariyah yang terus mengalir.” Ujar Humas Laznas Dewan Dakwah Jawa Timur melalui kampanye resminya.
Mari Berpartisipasi dalam Investasi Akhirat
Dakwah yang hidup dan berkesinambungan adalah salah satu investasi amal terbaik bagi setiap Muslim. Laznas Dewan Dakwah Jawa Timur mengajak seluruh masyarakat luas untuk turut mengambil bagian dalam perjuangan mulia ini melalui dukungan finansial maupun doa.
Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan donasi terbaiknya untuk mendukung program penguatan kompetensi da’i muda ini, dapat melalui tautan resmi berikut:
Donasi Da’i Muda Laznas Dewan Dakwah
- Menyampaikan donasi melalui rekening khusus donasi dakwah: Bank Syariah Indonesia (BSI): 7357 2777 73 an. Laznas Dewan Dakwah Jawa Timur.
- Untuk kemudahan informasi dan konfirmasi bantuan, para donatur dapat menghubungi layanan pusat informasi di nomor HP: 0851-0786-2777.
“Mari bersama kita kuatkan dan tingkatkan kompetensi da’i muda, demi menyebarkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin dari kita ke penjuru nusantara.” Pungkasnya. (Humas/Gus).








