spot_img
spot_img
No menu items!
More
    HomeBeritaPresiden Prabowo Subianto Pantau Langsung Penanganan Karhutla, Operasi Pemadaman Terus Digeber di...

    Presiden Prabowo Subianto Pantau Langsung Penanganan Karhutla, Operasi Pemadaman Terus Digeber di Kalimantan dan Sumatra

    Jakarta, kartanusa — Pemerintah terus mengambil langkah cepat dan terpadu dalam menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Kalimantan dan Sumatra.

    Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin langsung rapat terbatas secara hybrid melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta, guna memantau perkembangan terkini penanganan di lapangan. Dilansir dari laman resmi media sosial BPMI Setpres pada Rabu (23/09/2026).

    Dalam rapat koordinasi tersebut, Presiden Prabowo Subianto mendengarkan langsung laporan komprehensif mengenai situasi penanganan darurat dari jajaran kementerian dan lembaga terkait.

    Fokus Pemadaman Titik Sisa di Lapangan

    Dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa tim gabungan di lapangan masih terus memadamkan lahan yang terbakar.

    “Hingga Rabu sore, tim gabungan di lapangan masih terus berjibaku memadamkan sejumlah sisa lahan yang terbakar.” Tuturnya.

    Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Pemerintah memastikan pengerahan personel darat dari unsur TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, hingga relawan tetap siaga penuh untuk melokalisir titik-titik api agar tidak meluas.

    Intensifikasi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)

    Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, juga menyampaikan bahwa sebagai langkah antisipasi dan penanggulangan jangka pendek yang efektif, pemerintah memutuskan untuk mengintensifkan berbagai strategi penanganan, salah satunya melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

    “Langkah rekayasa cuaca ini telah dilakukan secara masif di daerah-daerah terdampak dan dipastikan akan terus dilanjutkan tanpa henti hingga kondisi cuaca kembali normal dan musim hujan tiba secara merata di wilayah rawan karhutla.” Ungkapnya.

    Pemerintah berharap sinergi antara pusat dan daerah ini dapat segera menuntaskan persoalan karhutla sehingga keselamatan masyarakat serta kualitas lingkungan di Kalimantan dan Sumatra dapat segera pulih sepenuhnya. (Humas/Gus).

    fortasi
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here