spot_img
spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaTerus Mencerahkan! LDK PWM Jatim Siapkan 120 Dai Jadi Garda Terdepan Pencegahan...

    Terus Mencerahkan! LDK PWM Jatim Siapkan 120 Dai Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

    Surabaya, kartanusa— Terus berkemajuan dan mencerahkan, Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menggelar Training of Facilitator (TOF) Duta Dai Anti Narkoba di Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) pada Sabtu (03/10/2026). Sebanyak 120 dai disiapkan dan diproyeksikan menjadi penggerak edukasi serta pencegahan penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat.

    Kegiatan ini merupakan langkah konkret LDK PWM Jawa Timur dalam memperluas jangkauan dakwah berbasis komunitas, khususnya pada isu penanganan dan pencegahan bahaya narkoba.

    Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pelaksana, Ustadz Aksar Wiyono, M.Pd.I., menegaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk menjawab tantangan dan persoalan nyata yang dihadapi masyarakat saat ini.

    “Kita sudah menyiapkan 120 dai untuk menjadi Duta Anti Narkoba. Mereka diharapkan mampu membawa dakwah pencegahan narkoba ke tengah masyarakat.” Ujar Ustadz Aksar.

    Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menggelar Training of Facilitator (TOF) Duta Dai Anti Narkoba di Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA)

    Dampak masif dari penyalahgunaan barang haram tersebut juga menjadi sorotan Ketua LDK PWM Jawa Timur, Ustadz Ahmad Tholhah, M.Ag. Ia menekankan pentingnya peran aktif para dai di lapangan untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba.

    “Daya rusak narkoba sangat besar. Kita berharap para Duta Anti Narkoba ini bisa ikut meminimalisir dampak tersebut.” Ujar Ustadz Tholhah.

    Dukungan penuh turut disampaikan oleh pihak akademisi. Wakil Rektor UMSURA, Dr. Nur Mukarromah, S.KM., M.Kes., menyatakan komitmen kampus untuk selalu bersinergi dalam mendukung agenda dakwah Muhammadiyah.

    “UMSURA senantiasa berjalan beriringan dan selalu mensupport kegiatan dakwah Persyarikatan, termasuk mencetak dai anti narkoba.” Ungkap Nur Mukarromah, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Jawa Timur.

    Melalui pembekalan dalam TOF ini, para Duta Dai Anti Narkoba diharapkan dapat segera terjun langsung menggemakan pesan-pesan pencegahan di berbagai lini, mulai dari lingkungan masjid, lembaga pendidikan, keluarga, hingga beragam komunitas masyarakat luas. (Sal).

    fortasi
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here