spot_img
spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaKetum PP Muhammadiyah : Pentingnya Menjaga Kehidupan yang Harmoni, Damai, Saling Menghormati,...

    Ketum PP Muhammadiyah : Pentingnya Menjaga Kehidupan yang Harmoni, Damai, Saling Menghormati, Toleransi, dan Kebersamaan

    Yogyakarta, kartanusa – Ketua Umum Pimpinan Pusat PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., menyampaikan Khutbah Idulfitri 1447 Hijriyah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Pelaksanaan Shalat Idulfitri berlangsung penuh khidmat dan penuh kehangatan. Jum’at (20/03/2026).

    Dalam khutbahnya, Ketum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., mengajak kepada seluruh jamaah yang hadir untuk membangun kehidupan bersama dan lingkungan yang lebih baik berbasis ketaqwaan setelah selesai melaksanakan ibadah puasa dan idulfitri.

    “Usai puasa dan idulfitri mari kita bangun kehidupan bersama dan lingkungan yang lebih baik berbasis ketaqwaan.” Ujarnya.

    Lebih lanjut, Prof. Haedar mengingatkan untuk menjaga kehidupan yang harmoni, damai, saling menghormati, toleransi, dan kebersamaan. Ia pun mengajak untuk menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan perseteruan, perpecahan, permusuhan, dan konflik dalam kehidupan.

    “Kedepankan kehidupan yang harmoni, damai, saling menghormati, toleransi, dan kebersamaan. Hindari hal-hal yang menimbulkan perseteruan, perpecahan, permusuhan, dan konflik yang membuat kehidupan jauh dari rahmat Allah.” Tegas Prof. Haedar.

    Prof. Haedar juga mengingatkan kepada masyarakat, untuk bijak bermedia sosial. Ia mengajak menjadikan media sosial sebagai wahana silaturahmi untuk kebaikan dan ketaqwaan, jangan menjadi alat untuk keburukan, permusuhan, fitnah, dan dosa.

    “Jadikan media sosial sebagai wahana silaturahmi untuk kebaikan dan ketaqwaan, jangan menjadi alat untuk keburukan, permusuhan, fitnah, dan dosa.” Tandasnya.

    Dalam kesempatan tersebut juga, Ketum PP Muhammadiyah, Prof. Haedar juga mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama membangun kehidupan yang lebih cerdas, sejahtera, adil, dan berkemajuan.

    “Kita sebagai umat dan bangsa menghadapi tantangan dan masalah kehidupan yang semakin kompleks, baik dalam kehidupan keseharian maupun kehidupan berbangsa dan di ranah global.” Ungkapnya.

    Menurutnya, sebagai penduduk terbesar, umat Islam harus maju di segala bidang kehidupan dan tidak boleh tertinggal. Tingkatkan etos atau spirit wirausaha, etos berilmu, dan etos berkemajuan.

    “Majukan tingkat pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, dan peran kebangsaan, sehingga betul-betul mencerminkan umat yang unggul sebagai Khaira Ummah.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

    STAI
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here