spot_img
No menu items!
More
    HomeBeritaMendikdasmen RI Resmikan dan Dukung Program Masjid Al Islam Tambak Asri sebagai...

    Mendikdasmen RI Resmikan dan Dukung Program Masjid Al Islam Tambak Asri sebagai Pusat Pendidikan Al-Qur’an dan Pemberdayaan Masyarakat di Kawasan Eks Lokalisasi Kermil

    Surabaya, kartanusa — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., meresmikan dan mendukung Program Kerja Masjid Al Islam Tambak Asri Surabaya sebagai Pusat Pendidikan Al-Qur’an dan Pemberdayaan Masyarakat menuju kehidupan yang bermartabat, sejahtera, dan berkah.

    Kegiatan tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti yang dilaksanakan di stan Masjid Al Islam, berlokasi di Jalan Dupak Bangunsari, dekat SMP Muhammadiyah 11 Surabaya, pada Jumat (1/5/2026). Penandatanganan dilakukan oleh Mendikdasmen RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., yang didampingi oleh Ketua Takmir Masjid Al Islam, Dr. Ir. Izza Anshory, ST., MT.

    Momentum ini menjadi semakin istimewa karena dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan peresmian Muchlas Boarding Class (MBC) SD Muhammadiyah 11 Surabaya. Kehadiran Mendikdasmen RI dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan pendidikan Islam, pembinaan karakter, dan pemberdayaan masyarakat melalui sinergi antara sekolah, masjid, dan lingkungan sosial masyarakat.

    Selain Prof. Dr. Abdul Mu’ti, stan Masjid Al Islam juga mendapat kunjungan dari sejumlah tokoh penting, di antaranya Wali Kota Surabaya Dr. Eri Cahyadi, ST., MT., Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya dr. Zuhrotul Mar’ah, serta Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Prof. Dr. Biyanto, M.Ag. Kehadiran para tokoh tersebut semakin memperkuat semangat kolaborasi dalam membangun masyarakat yang lebih religius, berdaya, dan sejahtera.

    Ketua Takmir Masjid Al Islam, Dr. Ir. Izza Anshory, ST., MT., menyampaikan bahwa Masjid Al Islam memiliki peran penting dalam proses pembinaan masyarakat, baik secara lahir maupun batin. Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, pembinaan akhlak, penguatan keluarga, dan pemberdayaan sosial masyarakat.

    “Masjid Al Islam selama ini berupaya hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan belajar Al-Qur’an untuk anak-anak, ibu-ibu, bapak-bapak, hingga para lansia. Kami ingin masjid ini menjadi pusat pembinaan dan perubahan masyarakat, terutama di kawasan Tambak Asri yang dahulu dikenal sebagai salah satu wilayah eks lokalisasi,” ujarnya.

    Ia menambahkan, keberadaan Masjid Al Islam di kawasan eks lokalisasi Kermil/Tambak Asri memiliki nilai strategis dalam mendorong transformasi sosial masyarakat. Melalui pendidikan Al-Qur’an, pembinaan keagamaan, dan program pemberdayaan, masjid diharapkan mampu menjadi pusat gerakan kebaikan yang memberi dampak langsung bagi kehidupan masyarakat sekitar.

    “Kami berharap ke depan pemerintah, tokoh pendidikan, pengusaha, dan seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama mendukung program ini. Dengan kebersamaan dan kolaborasi yang kuat, masyarakat dan jamaah di sekitar Tambak Asri dapat semakin berdaya, sejahtera, dan memperoleh keberkahan melalui peran Masjid Al Islam,” tambahnya.

    Peresmian program ini juga menjadi simbol penguatan kembali fungsi masjid sebagai pusat peradaban umat. Masjid tidak hanya hadir sebagai ruang spiritual, tetapi juga sebagai tempat tumbuhnya pendidikan Al-Qur’an, pembinaan karakter, penguatan nilai-nilai keislaman, serta pemberdayaan masyarakat berbasis dakwah dan kepedulian sosial.

    Melalui sinergi antara Masjid Al Islam Tambak Asri, lembaga pendidikan Muhammadiyah, pemerintah, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu menjadi model pemberdayaan berbasis masjid yang dapat mendorong lahirnya lingkungan sosial yang lebih religius, produktif, bermartabat, sejahtera, dan penuh keberkahan. (yupan)

    STAI
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here