spot_img
spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaProfil Prodi Ilmu Aktuaria UMMAD (UMJT): Mata Kuliah Pembelajaran, Keunggulan dan Prospek...

    Profil Prodi Ilmu Aktuaria UMMAD (UMJT): Mata Kuliah Pembelajaran, Keunggulan dan Prospek Karir

    Madiun, kartanusa – Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) yang sudah berubah nama menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) mengelola 13 program studi (prodi). Salah satu diantaranya adalah Program Studi Ilmu Aktuaria yang berada dalam naungan Fakultas Informatika, Teknologi dan Sains (FITS). Dalam rilisnya Kamis (14/05/2026).

    Prodi Ilmu Aktuaria UMMAD (UMJT) memiliki visi menjadi program studi yang unggul dalam pengembangan ilmu Aktuaria dengan dasar riset dan teknologi informasi. Ciri khas Prodi Ilmu Aktuaria yang mengintegrasikan analisis data berbasis kearifan lokal, transformasi digital, serta prinsip ekonomi hijau.

    Dalam kesempatan tersebut, Kaprodi Ilmu Aktuaria UMMAD, Lenny Puspita Dewi, M.Pd., menjelaskan, ditengah tranformasi dunia keuangan, Prodi Ilmu Aktuaria UMMAD hadir dengan pendekatan unik yaitu mengintegrasikan analisis data berbasis kearifan lokal, dengan teknologi digital serta prinsip ekonomi hijau.

    “Kami tidak hanya mencetak ahli risiko, tetapi juga generasi profesional yang mampu membaca data, memahami konteks lokal, dan merancang solusi keuangan yang berkelanjutan.” Tandas Lenny Puspita Dewi.

    Materi Pembelajaran

    Lenny Puspita Dewi menerangkan, mahasiswa Prodi Ilmu Aktuaria UMMAD (UMJT) mempelajari kombinasi ilmu matematika, statistika, dan keuangan untuk menganalisis serta mengelola risiko.

    “Ada mata kuliah wajib universitas, mata kuliah wajib Prodi dan mata kuliah pilihan dengan jumlah Sistem Kredit Semester sebanyak 145 SKS dengan proporsi 106 teori dan 39 praktik.” Ujarnya.

    Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa mata kuliah wajib universitas adalah Al Islam dan Kemuhammadiyahan, Ilmu Sosial Budaya Dasar, Pancasila, Bahasa Indonesia, Kewarganegaraan, kewirausahaan.

    Ia juga mengungkapkan bahwa mata kuliah wajib prodi antara lain Kalkulus I, Aktuaria, Teori Peluang, Komputasi Aktuaria, Financial Technology, Permodelan Aktuaria dan Simulasi Aktuaria.

    “Mata kuliah pilihan adalah Riset Pasar, Statistika dan Parametrik, dana pensiun dan Asuransi Jiwa.” Terang Lenny.

    Diterangkan Lenny, mata kuliah Prodi Ilmu Aktuaria dibentuk secara bertahap mulai dari dasar matematika/ekonomi berlanjut ke statistika lalu kepada inti Aktuaria terakhir penerapan dan penelitian.

    Dengan cakupan mata kuliah yang luas meliputi Asuransi Umum/Khusus, Manajemen Risiko,Teknologi Keuangan, Data Sains hingga Ekonomi Berkelanjutan.

    Keunggulan Prodi

    Diterangkan, Lenny Puspita Dewi, Prodi Ilmu Aktuaria UMMAD memiliki sejumlah keunggulan. Pertama, merupakan ilmu langka dan dibutuhkan.

    “Ilmu Aktuaria masih sedikit peminat namun sangat dicari di industri keuangan dan asuransi di Indonesia.” Tandas Lenny.

    Kedua, Unggul dalam kurikulum yang di set up relevan dengan dunia kerja (industri) dengan menekankan pada penerapan praktis, standarisasi kerja, profesionalisme serta etika bisnis.

    “Keunggulan lainnya berupa dukungan teknologi dengan mengintegrasikan kemajuan digital dan data science sesuai kebutuhan era modern.” Ungkapnya.

    Prospek Karier

    Lalu bagaimana dengan prospek karir dari lulusan Ilmu Aktuaria UMMAD (UMJT), Lenny Puspita Dewi menerangkan, lulusan Prodi Ilmu Aktuaria UMMAD dapat bekerja dalam banyak sektor pekerjaan.

    “Seperti di perusahaan asuransi & reasuransi, perbankan dan lembaga keuangan, dana pension, konsultan manajemen Risiko, instansi pemerintah serta perusahaan investasi.” Katanya.

    Kompetensi Lulusan

    Lulusan Prodi Ilmu Aktuaria UMMAD memiliki kompetensi mampu melakukan perhitungan premi, cadangan teknis, dan manajemen risiko keuangan.

    Berkompetensi dalam berfikir analitis, visioner serta berorientasi pada detail. Kemudian memiliki kemampuan pemrograman dan pengolahan data yang baik.

    “Berintegritas tinggi dan berakhlak mulia sesuai nilai-nilai Islam.” Pungkas Lenny. (Humas/Joko).

    STAI
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here