spot_img
spot_img
No menu items!
More
    HomeBeritaCatatan Demokrasi : 1 Juni Kelahiran Siapa? Bung Karno, Pancasila or Piagam...

    Catatan Demokrasi : 1 Juni Kelahiran Siapa? Bung Karno, Pancasila or Piagam Jakarta 

    Catatan Demokrasi : 1 Juni Kelahiran Siapa? Bung Karno, Pancasila or Piagam Jakarta 

    Oleh Ustadz Salman Alfarisi BMR, S.H.I.

    (Bendahara Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur, Wakil Sekretaris Gerakan Bela Negara Jawa Timur)

    Pada tanggal 1 Juni, tokoh bangsa Indonesia yang sangat terkenal sekaligus memiliki catatan sejarah yang penuh dinamika dan kontroversi terkait “kelahirannya” adalah Ir. Soekarno, yang sering dipanggil Bung Karno.

    Namun, ada tiga konteks yang berbeda mengenai kata “kelahiran” di tanggal 1 Juni ini: Kelahiran Pancasila, Piagam Jakarta dan Kelahiran fisik Bung Karno sendiri.

    Berikut adalah catatan dari beberapa literatur, yakni:

    Pertama, Kelahiran Pancasila (1 Juni 1945): Secara resmi, 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila, yang merujuk pada momen saat Bung Karno menyampaikan pidato pentingnya dalam sidang BPUPKI tahun 1945.

    “Di sinilah konsep dasar negara “Pancasila” pertama kali dikemukakan”

    Kontroversi yang Perlu Pendalaman

    Sejarah penetapan hari lahir ini sempat mengalami perdebatan politik yang panjang, terutama pada masa Orde Baru. Dimana Pemerintah saat itu sempat lebih menonjolkan tanggal 18 Agustus (saat Pancasila disahkan dalam UUD 1945) atau 22 Juni (Piagam Jakarta) untuk mengurangi dominasi peran Bung Karno dalam perumusan Pancasila.

    “Setelah melalui berbagai diskusi sejarah, barulah pada tahun 2016 pemerintah secara resmi menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila dan menjadikannya hari libur nasional”

    Kedua, Kelahiran Fisik Bung Karno (6 Juni vs Juni Lainnya): Jika konteksnya adalah kelahiran sang tokoh secara fisik, Bung Karno sebenarnya lahir pada tanggal 6 Juni 1901 di Surabaya.

    “Namun, urusan tanggal lahir dan tempat lahir beliau pun sempat diselimuti kekeliruan sejarah yang cukup lama”

    • Kontroversi Tempat Lahir: Selama bertahun-tahun (bahkan di buku-buku sekolah zaman dulu), Bung Karno sering disebut lahir di Blitar.

    “Padahal, fakta sejarah yang kuat membuktikan beliau lahir di Jalan Pandean IV No. 40, Peneleh, Surabaya. Blitar adalah tempat makam beliau dan rumah masa kecilnya”

    • Kontroversi Penanggalan: Dalam beberapa catatan masa lalu, sempat ada simpang siur mengenai tanggal persisnya akibat pencatatan masa kolonial dan perubahan penanggalan, meskipun sejarah resmi akhirnya memantapkan tanggal 6 Juni sebagai Putra Sang Fajar.

    “Jadi, jika ditarik benang merahnya, 1 Juni adalah tentang “Lahirnya Pancasila” yang diarsiteki oleh Bung Karno—sebuah momen krusial yang sejarah peringatannya sempat menjadi perdebatan politik yang hangat di Indonesia”

    STAI
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here