spot_img
spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaTransformasi Mahasiswa Baru UMM 2026: Bekal 5C Menuju Kemandirian Dunia Kampus

    Transformasi Mahasiswa Baru UMM 2026: Bekal 5C Menuju Kemandirian Dunia Kampus

    Malang, kartanusa – Memasuki fase awal kehidupan kampus, para mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tahun 2026 tengah menjalani proses transformasi besar. Peralihan dari dunia sekolah menuju ruang kuliah menuntut mereka untuk segera beradaptasi dan membangun kemandirian sebagai seorang university student.

    Hal ini disampaikan oleh Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP., Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto, yang juga menjabat sebagai Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah periode 2022–2027, yang membidangi Ekonomi, Bisnis, dan Industri Halal.

    “Proses transisi ini tidak sekadar berpindah status dari pelajar menjadi mahasiswa, melainkan juga perubahan lingkungan dan tuntutan hidup. Untuk mendukung kelancaran adaptasi tersebut, pemberian bekal keterampilan hidup (student life skills) menjadi fondasi utama yang sangat krusial.” Tutur Prof. Muhadjir dilansir dari laman resmi media sosial milik pribadinya pada Rabu, (07/10/2026).

    Lebih lanjut, Prof. Muhadjir menyampaikan bahwa keterampilan hidup ini terangkum dalam konsep 5C yang menjadi pedoman penting bagi mahasiswa baru:

    Pertama, Confident (Percaya Diri): Membangun keberanian untuk tampil, mengemukakan pendapat, serta menghadapi tantangan baru di lingkungan akademis.

    Kedua, Critical Thinking (Berpikir Kritis): Mengasah kemampuan menganalisis masalah, mengevaluasi informasi, dan mengambil keputusan secara rasional.

    Ketiga, Creativity and Innovation (Kreatif dan Inovatif): Mendorong lahirnya gagasan baru serta solusi kreatif dalam menghadapai berbagai dinamika perkuliahan.

    Keempat, Communication Skill (Keterampilan Berkomunikasi): Melatih penyampaian ide secara efektif, jujur, dan santun, baik lisan maupun tulisan.

    Kelima, Collaboration (Bekerja Sama): Mengembangkan jiwa kepemimpinan dan kemampuan bergotong royong dalam tim yang beragam.

    “Penanaman keterampilan 5C ini diharapkan dapat membantu mahasiswa baru UMM 2026 tidak hanya sukses secara akademis, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, tangguh, dan siap berkontribusi bagi masyarakat.” Pungkas Prof. Muhadjir, Rektor UMM periode 2000-2016 ini. (Humas/Gus).

    fortasi
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here