Lamongan, kartanusa— Kwartir Wilayah (Kwarwil) Hizbul Wathan (HW) Jawa Timur secara resmi membuka kegiatan Ceria Pandu Athfal (CPA) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah (Kwarda) HW Lamongan. Pembukaan akbar ini dipusatkan di Lapangan Tlogo Ploso, Desa Payaman, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, pada Jumat (23/10/2026).
Kegiatan yang mengusung tema; “Dengan Semangat Pandu Athfal, Raih Keceriaan dan Tumbuhkan Kepemimpinan”, ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Tercatat sebanyak 1.520 peserta anak-anak dari 63 lembaga SD/MI se-Kabupaten Lamongan turut ambil bagian dalam ajang penuh keceriaan dan edukasi ini.
Selain dimeriahkan dengan pawai ta’aruf yang semarak, CPA 2026 juga dirangkai dengan agenda perkemahan selama tiga hari di alam terbuka, yang dirancang untuk memberikan pengalaman berharga dan membekali mental para peserta.
Apresiasi dan Kolaborasi Bersama Masyarakat
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kwarwil HW Jatim, Fathurrahim Syuhadi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi tinggi kepada Kwarda HW Lamongan atas suksesnya penyelenggaraan acara yang meriah dan melibatkan ribuan peserta ini. Ia menilai, keberhasilan kegiatan kepanduan tidak lepas dari kuatnya kolaborasi antara penyelenggara, unsur persyarikatan, pemerintah, hingga dukungan hangat dari masyarakat setempat.
“Tanpa dukungan masyarakat, CPA ini tentu tidak akan bisa terselenggara dengan baik dan meriah. Apresiasi kami berikan kepada Kwarda HW Lamongan yang mampu mengemas acara luar biasa ini.” Ujar Ramanda Rahim, panggilan akrabnya, yang juga dikenal sebagai seorang penulis produktif.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengajak seluruh peserta untuk senantiasa bersyukur atas nikmat Allah SWT, seraya mengutip Surah Ibrahim ayat 7 tentang janji Allah yang akan menambah nikmat bagi hamba-Nya yang bersyukur.
Sarana Kemandirian Menyongsong Indonesia Emas 2045
Ramanda Rahim menegaskan bahwa kegiatan CPA memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh guna menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, perkemahan bukan sekadar ajang rekreasi, melainkan ruang pendidikan karakter yang melatih kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan jiwa koperatif anak-anak di luar lingkungan keluarga.
Melalui pengalaman berkemah, para Pandu Athfal dilatih untuk mengelola kebutuhan diri sendiri secara mandiri, mematuhi aturan, menghargai sesama teman, serta menyelesaikan berbagai tugas secara berkelompok.
“Dalam menghadapi Indonesia Emas 2045 yang akan datang, anak-anak melalui CPA ini akan semakin matang. Dengan CPA, anak-anak belajar jauh dari rumah, belajar mandiri. Ini merupakan modal utama.” Tegas Ramanda Rahim yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Lamongan ini.
Ia menambahkan, latihan rutin di sekolah akan terasa lebih sempurna ketika anak-anak memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan langsung nilai-nilai kepanduan di alam terbuka. Perkemahan memberikan ruang bagi Pandu Athfal untuk memupuk keberanian, persaudaraan, dan rasa percaya diri yang tinggi.
Dihadiri Tokoh Penting dan Lintas Sektor
Pembukaan CPA 2026 ini berlangsung khidmat dan meriah dengan dihadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Lamongan, unsur organisasi otonom (ortom) tingkat daerah, serta Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Solokuro beserta ortomnya.
Hadir pula dalam kesempatan tersebut jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspimcam) Solokuro, perangkat desa setempat, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Husnul Aqib, serta para tamu undangan lainnya.
Melalui sinergi yang kuat dari berbagai pihak serta perpaduan antara edukasi, keceriaan, dan pengalaman berkemah, Kwarda HW Lamongan berharap Pandu Athfal dapat tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, disiplin, dan siap mengambil peran aktif bagi kemajuan bangsa di masa depan. (FRS).









