spot_img
spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaBersatu dalam Persaudaraan Haji Indonesia: Dari Kloter Berbeda, Embarkasi Berbeda, Menjadi Satu,...

    Bersatu dalam Persaudaraan Haji Indonesia: Dari Kloter Berbeda, Embarkasi Berbeda, Menjadi Satu, Indonesia

    Jakarta, kartanusa – Sumpah Pemuda adalah momentum monumental ketika para pemuda dari berbagai latar belakang suku, bahasa, dan daerah melepas sekat-sekat ego kedaerahan demi satu ikrar: Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa, Indonesia.

    Semangat kebersamaan dalam keberagaman tersebut menemukan bentuk spiritual dan sosialnya yang agung dalam jamaah haji. Sebagaimana pesan yang digaungkan oleh Pengurus Pusat Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PP IPHI), Dr. Ir. H. Erman Suparno MBA., M.Si.

    “Di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, jutaan manusia berkumpul tanpa memandang dari kloter mana mereka berangkat, atau dari embarkasi mana mereka dilepas. Semuanya lebur menjadi satu kesatuan, tamu-tamu Allah SWT yang berpakaian serba putih, bersimpuh di bawah bendera Merah Putih dalam bingkai persaudaraan umat.” Tutur Dr. Erman, panggilan akrab Ketum PP IPHI.

    Lebih lanjut, ia mengajak untuk memahami makna secara mendalam bahwa Hari Sumpah Pemuda tahun 2026 ini mengingatkan kita tentang:

    Pertama, Keberagaman adalah Kekuatan: Perbedaan asal-usul, kelompok, maupun jalur perjuangan bukanlah pemecah, melainkan modal sosial untuk membangun bangsa yang kokoh.

    Kedua, Kemabruran Haji Sepanjang Hayat: Haji yang mabrur tidak hanya berhenti saat ritual di Tanah Suci selesai, melainkan terus dihidupkan (mabrur sepanjang hayat) melalui kontribusi nyata di tengah masyarakat, menjadi teladan dalam kejujuran, kepedulian sosial, serta memperkuat rajutan kebangsaan.

    Ketiga, Peran Strategis Pemuda dan Alumni Haji: Generasi muda dan kaum terpelajar haji memiliki tanggung jawab moral untuk terus merawat persatuan, menjaga keutuhan NKRI, dan menggerakkan kemaslahatan umat berlandaskan semangat keikhlasan.

    “Mari jadikan momentum Sumpah Pemuda ini sebagai pemantik semangat untuk terus merawat persaudaraan, menjaga nilai-nilai kemabruran haji dalam kehidupan sehari-hari, dan terus berbuat yang terbaik bagi kemajuan bangsa Indonesia.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

    iklanupdate
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here