spot_img
No menu items!
More
    HomePemerintahanDandenma Pasmar 2 Hadiri Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI dengan...

    Dandenma Pasmar 2 Hadiri Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI dengan Penuh Khidmat 

    Surabaya, kartanusa – Dispen Kormar, TNI AL Surabaya, Dandenma Pasmar 2 Letkol Marinir Yusman Efendi, M.Tr.Opsla., menghadiri Rapat Paripurna dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dari Ruang Nusantara Gedung DPR/MPR RI Jakarta dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2025, di Rupat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Timur, Jl. Indrapura No.1, Surabaya. Jumat (15/08/2025).

    Pada Rapat Paripurna Istimewa yang terlebih dahulu dibuka oleh Ketua DPRD Provinsi Jatim, Drs. M. Musyafak, dari ruang rapat DPRD Jatim dan dilanjutkan oleh Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani dari Ruang Nusantara Gedung DPR/MPR RI Jakarta yang diikuti secara virtual.

    Dalam pidato kenegaraannya, Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan bahwa sejak para pendahulu, Presiden Republik Indonesia pertama hingga Presiden Republik Indonesia ketujuh, bekerja keras membangun bangsa Indonesia.

    “Sejak para pendahulu saya, Presiden Republik Indonesia pertama hingga Presiden Republik Indonesia ketujuh, bekerja keras membangun bangsa Indonesia. Bekerja untuk wujudkan bangsa yang adil dan makmur.” Ujar Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto.

    Lebih lanjut, seluruh Presiden pendahulu saya bersama Pemerintah yang mereka pimpin berupaya mewujudkan Indonesia yang lebih dekat dengan cita-cita kemerdekaan kita.

    “Negara yang merdeka, berdaulat, adil dan makmur.” Tegasnya.

    Presiden Prabowo Subianto juga menegaskan bahwa Negara yang sesuai dengan cita-cita pembentukan negara kita, yang tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yaitu negara yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

    “Tujuan kita merdeka adalah untuk merdeka dari kemiskinan, merdeka dari kelaparan, merdeka dari penderitaan. Negara kita harus bisa berdiri di atas kaki kita sendiri.” Tandasnya.

    Ia lantas mengingatkan bahwa Negara kita harus berdaulat secara ekonomi, dan mampu memenuhi kebutuhan pangan kita sendiri. Negara kita diberikan karunia oleh Allah SWT sumber daya alam yang melimpah-ruah.

    “Tantangan kita adalah menjaga dan mengelola kekayaan kita agar cita-cita kemerdekaan kita dapat terwujud dalam waktu sesingkat-singkatnya.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

    STAI
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here