spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaPidato Perdana Pasca Pelantikan, Ketum PR IPM Spemma Pucang Surabaya Ajak Bangun...

    Pidato Perdana Pasca Pelantikan, Ketum PR IPM Spemma Pucang Surabaya Ajak Bangun Budaya Baik

    Surabaya, kartanusa – Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya periode 2025-2026 resmi dilantik. Pelantikan dilakukan di aula utama Masjid Sholahuddin Spemma. Senin (12/01/2026).

    Ketua Umum PR IPM Spemma Pucang Surabaya, Muhammad Naufal Arsyad dan Sekertaris Umum, Berryl Tiffany Setiawan begitu antusias dan optimis bisa memimpin IPM kedepannya lebih baik, dengan menjadi IPM sebagai rumah bersama, berkolaborasi menggapai kesuksesan.

    Dalam sambutan perdananya, Ketua Umum PR IPM Spemma Pucang Surabaya, Muhammad Naufal Arsyad menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT, atas terselenggaranya pelantikan kali ini. Ia juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak, Ustadz/Ustadzah Spemma yang telah mensupport kami, khususnya untuk Pembina IPM Spemma Pucang Surabaya.

    “Yang saya banggakan teman-teman pengurus IPM yang baru dilantik, dan seluruh siswa SMP Muhammadiyah 5 Surabaya yang saya cintai. Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT karena hari ini kita bisa berkumpul dan menyaksikan pelantikan pengurus Ikatan Pelajar Muhammadiyah SMP Muhammadiyah 5 Surabaya dalam keadaan sehat dan penuh semangat.” Ujarnya.

    Lebih lanjut, ia mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus IPM yang baru dilantik. Kami mohon doa Bapak/Ibu dan teman-teman semua, agar kami bisa menjalankan amanah dengan baik.

    “Teman-teman yang saya banggakan, IPM bukan sekadar organisasi dengan struktur ketua, sekretaris, bendahara, dan bidang. Tetapi IPM adalah tempat kita belajar berorganisasi dan bekerja sama.” Tegasnya.

    Di sinilah, lanjut Naufal, kita belajar mendengarkan pendapat orang lain, menghargai perbedaan, dan menyelesaikan masalah bersama. Menurutnya, dalam berorganisasi, tugas utama kita bukan hanya menjalankan program, tetapi membangun budaya yang baik.

    “Budaya saling menghargai, saling peduli, dan saling mendukung. Salah satu pendekatan kepemimpinan yang paling penting adalah kepemimpinan yang mengutamakan hubungan baik dan perhatian yang tulus. Karena itu, saya berharap seluruh pengurus IPM bisa membangun interaksi yang positif.” Ungkapnya.

    Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa jangan ada saling meremehkan, saling menyalahkan, atau membuat teman merasa tidak nyaman. IPM juga harus memberi dampak nyata.

    “IPM bukan hanya milik pengurus, tetapi milik seluruh siswa SMP Muhammadiyah 5 Surabaya. Program IPM harus bisa dirasakan manfaatnya oleh semua siswa, bukan hanya oleh beberapa orang saja.” Tegasnya.

    “Saya ingin mengajak seluruh siswa untuk menjadikan pengurus IPM sebagai saudara.” Imbuhnya.

    Ia kemudian mengajak agar jangan ragu untuk menyampaikan ide, masukan, atau saran. IPM akan berkembang jika kita mau saling mendengarkan. Ia pun berpesan kepada teman-teman pengurus, agar selalu bersikap sopan, dan penuh tanggung jawab.

    Di akhir sambutannya, ia berharap IPM SMP Muhammadiyah 5 Surabaya menjadi organisasi yang hangat, berdampak, dan membanggakan. Semoga kita semua bisa belajar menjadi pelajar yang berakhlak, berprestasi, dan bermanfaat bagi sesama.

    “Terima kasih atas perhatian teman-teman semua. Spemma: Five Steps Ahead, One Heart Together.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

    STAI
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here