Jombang, kartanusa – Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 11 Kesamben Jombang melaksanakan kegiatan batik bersama. Berbagai batik dikenalkan dan mempraktikkannya dengan tujuan memberikan pengetahuan dan pengalaman yang melekat dalam kehidupan.
Kepala Madrasah MI Muhammadiyah 11 Pojokkulon Kesamben, Jombang, Ustadzah Tuvi Budiana, S.Pd. menyampaikan bahwa proses membatik ini mengajarkan kepada mereka tentang kesabaran, ketelitian, dan penghargaan terhadap budaya tradisional Indonesia. Dalam rilisnya kepada liputanmu.net, Sabtu (8/6/2024).
“Proses membatik ini juga menjadi pengalaman berharga bagi mereka untuk memahami warisan budaya Indonesia.” Ujarnya.
Dia menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala karunia dan kenikmatan yang telah diberikan, sehingga MIM 11 Kesamben Jombang bisa melaksanakan berbagai program untuk mewujudkan madrasah yang unggul.
“Hari ini (Rabu, 22/5/2024), anak-anak kami kelas 5 bisa mengadakan kegiatan membatik jumputan yang menyenangkan. Kami mendatangkan guru tamu Bunda Afidah Khoiru Ummah, S.Tr.Pt.”. Tuturnya.

Bunda Afidah mengajarkan kepada anak-anak mulai dari menyiapkan bahan, mencampur bahan, proses pengikatan dan pencelupan, dan finishing yaitu proses penjemuran. Semua proses harus dilakukan dengan teliti dan penuh kesabaran untuk mendapatkan hasil yang baik.
“Mereka dengan penuh semangat dan kreativitas menciptakan desain-desain unik di kain putih menggunakan teknik ikat dan celup”. Imbuhnya.







