spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaInovatif Parenting Sekolah Inovatif SDM 7 Surabaya Pembuka Tahun Ajaran Baru 2025-2026

    Inovatif Parenting Sekolah Inovatif SDM 7 Surabaya Pembuka Tahun Ajaran Baru 2025-2026

    Surabaya, kartanusa – Sekolah Inovatif SD Muhammadiyah 7 Surabaya gelar kegiatan Masa Orientasi Orang Tua (MOOT) dan Sosialisasi Program Sekolah tahun pelajaran 2025-2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Hall INACER SDM 7 Surabaya, yang diikuti dengan sangat antusias oleh wali murid. Sabtu (12/07/2025).

    Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Achmad Zainuri Arif, M.Pd., Kepala Sekolah Inovatif SDM 7 Surabaya membuka acara tersebut secara resmi. Ia juga menyampaikan terimakasih kepada orang tua yang telah mempercayakan anaknya di Sekolah Inovatif SDM 7 Surabaya.

    “Saya berterima kasih atas kepercayaan Ayah/Bunda dalam menyekolahkan anaknya di Sekolah Inovatif ini. Semoga kegiatan hari ini dapat menjadi bekal untuk mengetahui cara mendidik anak yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.” Ujarnya.

    Lebih lanjut, ia berharap kedepannya bisa senantiasa berkolaborasi secara optimal baik antara Sekolah maupun orang tua serta anak-anak dapat menjadi solusi bagi orang-orang di lingkungan sekitarnya.

    Sebelum penyampaian Sosialisasi Program Sekolah, acara diawali dengan Parenting Inovatif yang disampaikan oleh Bunda Arika Winda Azzahroh, M.Si., selaku psikolog Founder Selaras. Ia menyampaikan materi dengan tema; “Mendidik Anak dengan Bijak : Memahami Peran Anak dan Orang Tua untuk Masa Depan Bermakna”.

    Mengawali paparannya, Bunda Arika menceritakan secara singkat bahwa ia juga sudah memiliki anak kecil, hanya saja tidak dibawa bersama karena padatnya jadwal.

    “Setidaknya orang tua memiliki beberapa peran dalam mendidik seorang anak. Diantaranya sebagai pendidik pertama, pembimbing, teladan, teman sekaligus motivator pendorong.” Ujarnya.

    Selanjutnya, ia juga menjelaskan beberapa faktor yang turut membentuk kepribadian anak, diantaranya adalah ada pola asuh, lingkungan (keluarga, sekolah, teman/pengalaman) dan teknologi.

    Ia kemudian memaparkan 5 jenis pola asuh yang biasanya diterapkan orang tua pada anaknya. Pertama, yakni otoriter dimana intinya berfokus pada aturan orang tua.

    Kedua, permisif, dimana orang tua lebih mengedepankan kenyamanan anak tanpa adanya batasan.” Imbuhnya.

    Ketiga, Neglect; Dimana orang tua lebih mengedepankan fasilitas tanpa pendampingan.

    Keempat, Demokratis yakni kerjasama antara orang tua dan anak.

    Kelima, Gentle, orang tua menekankan pada adanya batasan, tanggung jawab dan konsekuensi.” Ungkapnya.

    Di sesi terakhir, dibuka tanya jawab, terdapat beberapa orang tua yang mengajukan pertanyaan. Wali murid begitu antusias, sampai ada beberapa pertanyaan yang keluar dari topik, diantaranya seputar penggunaan gadget pada anak, komunikasi dengan anak hingga bullying.

    Setelah parenting selesai, kegiatan berlanjut dengan Sosialisasi Program Sekolah oleh Ustadz Achmad Zainuri Arif, M.Pd., Kepala Sekolah dan Ustadzah Vitriani, S.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah.

    Beberapa Program Sekolah, baik yang diselenggarakan didalam maupun luar Sekolah, dari bulan Juli sampai Desember atau selama satu semester tahun ajaran 2025-2026. (Habib Amrullah).

    STAI
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here