Surabaya, kartanusa – Semangat meraih kesuksesan, SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya gelar Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) pada Rabu-Kamis, 27–28 Agustus 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Laboratorium Komputer Sekolah dengan suasana yang tertib, lancar, dan penuh semangat dari para peserta.
Tahun ini, ANBK diikuti oleh seluruh siswa kelas VIII dengan jumlah total 50 siswa, terdiri dari 45 peserta utama dan 5 peserta cadangan. Sejak hari pertama pelaksanaan, para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian asesmen yang meliputi kemampuan literasi, numerasi, serta survei karakter.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Urusan (Kaur) Kurikulum Spemma Pucang Surabaya, Ustadz Rusdian Agustifani, S.Pd., menuturkan bahwa ANBK memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.
“Kegiatan ANBK dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, sekaligus sebagai bahan evaluasi bagi Sekolah dalam mengukur kompetensi literasi, numerasi, serta karakter siswa. Selain itu, hasil dari ANBK diharapkan bisa menjadi dasar untuk melakukan perbaikan mutu pendidikan di Spemma.” Ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan ANBK sendiri merupakan program nasional yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Berbeda dengan ujian berbasis individu, ANBK lebih menekankan pada pemetaan mutu pendidikan secara menyeluruh.
“Dengan demikian, data yang dihasilkan tidak hanya merefleksikan capaian perorangan, tetapi juga memberikan gambaran kondisi pendidikan di Sekolah.” Ungkapnya.
Melalui program ini, lanjut Ustadz Rusdi, panggilan akrabnya, bahwa Pemerintah maupun Sekolah dapat memperoleh masukan yang komprehensif untuk menyusun strategi peningkatan kualitas layanan pendidikan.
“Di Spemma, pelaksanaan ANBK menjadi momentum penting bagi seluruh warga sekolah untuk berbenah dan terus berinovasi dalam mewujudkan pendidikan yang lebih baik.” Tegasnya.
Selain itu, antusiasme peserta ANBK tahun ini juga menjadi catatan positif. Banyak siswa mengaku merasa tertantang sekaligus termotivasi untuk memberikan hasil terbaik.
“Awalnya agak tegang, tapi setelah memulai jadi semangat karena ini pengalaman baru yang bisa melatih kita berpikir kritis.” Ujar Queensy Azzahrashanum Rahardi salah satu peserta kelas VIII.
Dengan terselenggaranya ANBK 2025, SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya berharap hasil yang diperoleh dapat menjadi pijakan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, serta mencetak generasi yang berkarakter, berwawasan luas, dan siap menghadapi tantangan di masa depan. (Choir)







