spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaDikdasmen PDM Surabaya : Dukung Program Pemerintah Menyongsong Indonesia Emas 2045

    Dikdasmen PDM Surabaya : Dukung Program Pemerintah Menyongsong Indonesia Emas 2045

    Surabaya, kartanusa – Upaya tingkatkan kualitas pembelajaran guru-guru Muhammadiyah Surabaya, Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya gelar Pelatihan Berbasis Coding dan Artificial Intelligence (AI) di Aula lantai 6 Smamda Tower SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya. Sabtu (20/09/2025).

    Kegiatan tersebut diikuti kurang lebih 500 guru dari SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK Muhammadiyah se-Kota Surabaya dengan penuh semangat dan khidmat. Tema yang diusung kali ini adalah “Accelerating Digital Transformation in Education: Challenges and Collaborative Solutions”.

    Sejumlah tokoh hadir dalam kesempatan tersebut, diantaranya; Ustadz Prof. Dr. Khozin, M.Si., Ketua Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Ustadz M. Jemadi, MA., Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya.

    Hadir juga Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal PDM Kota Surabaya; Ketua Ustadz Dikky Syadqomullah, M.Hes., Sekretaris Ustadz Sugeng Purwanto dan jajarannya, perwakilan dari beberapa sponsor; Sahabat Sinergi, Intel dan Axioo.

    “Kegiatan ini sebagai bagian dari mendukung program Pemerintah Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Menteri Dikdasmen Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’thi, M.Ed., menyongsong Indonesia Emas 2045. Program percepatan, ekslarasi dalam rangka peningkatan kualitas guru Muhammadiyah.” Tuturnya.

    Selanjutnya, Ustadz Dikky, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kerjasama dan kolaborasi yang baik dengan berbagai pihak, diantaranya; Sahabat Sinergi, Intel dan Axioo, yang memberikan materi berbasis teknologi, khususnya tentang Coding dan Artificial Intelligence.

    “Kita buktikan bahwa guru Muhammadiyah mampu menjawab tantangan zaman, dengan perkembangan teknologi yang begitu luar biasa. Kami mohon bisa diikuti dengan penuh semangat, sehingga mendapatkan hasil yang maksimal.” Tegasnya.

    Sementara itu, dalam kesempatan tersebut juga, Ustadz M. Jemadi, MA., Wakil Ketua PDM Surabaya Bidang Pendidikan, Pembinaan Olahraga dan Organisasi Otonom Muhammadiyah, menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Ketua PDM Kota Surabaya, Ustadz Dr. M. Ridlwan, M.Pd., yang tidak bisa hadir dalam kesempatan tersebut.

    “Mohon maaf, Ketua PDM belum bisa hadir, bersamaan dengan yudisium Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surabaya, beliau sebagai Direktur Pascasarjana, yang punya gawe.” Tuturnya.

    Ustadz Jemadi, menegaskan bahwa Majelis Dikdasmen selalu menjadi pembicaraan, setiap gerakannya. Bergerak cepat dibicarakan, tidak bergerak, maka semakin dibicarakan.

    “Majelis Dikdasmen ini menjadi majelis yang paling favorit, diminati oleh banyak orang. Hal ini karena majelis ini diberi amanah membantu Pimpinan dalam mengembangkan dan membina Amal Usaha Bidan Pendidikan, yang jumlahnya begitu banyak, khususnya di Surabaya, ada lebih dari 50 Sekolah dari SD hingga SMA.” Tegasnya.

    Ia juga mengingatkan bahwa selalu berada didepan dalam segala hal, apalagi dalam bidang pendidikan, Muhammadiyah selalu lebih dulu, memiliki puluhan ribu Sekolah dan Perguruan Tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia.

    “Muhammadiyah selalu mendahului, berdiri lebih dulu dari Negara Kesatuan Republik Indonesia ini, dan termasuk lebih dulu mendirikan Sekolah.” Ungkapnya.

    Di akhir sambutannya, ia mengatakan bahwa dirinya sekarang lebih sering dan sukan hari Senin (Sering Nyeneni), padahal dulu lebih suka hari Jum’at (Jumu’ah; Jum’at Bungah).

    “Bukan apa-apa, tapi ini bagian dari cintanya dengan Muhammadiyah.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

    ponpesummurquroo
    faibaznas
    faiums
    s2pendidikan
    umroh
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here