spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaDikdasmen dan PNF PCM Wonokromo Gelar Pembinaan Rutin Guru-Karyawan di Masjid Syuhada...

    Dikdasmen dan PNF PCM Wonokromo Gelar Pembinaan Rutin Guru-Karyawan di Masjid Syuhada Gadung Wonokromo 

    Surabaya, kartanusa – Upaya tingkatkan keunggulan Sekolah Muhammadiyah, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo gelar Pembinaan Rutin Guru-karyawan Amal Usaha Muhammadiyah-‘Aisyiyah (AUMA) di lingkungan Muhammadiyah Wonokromo di Masjid Syuhada, Kompleks Pendidikan Muhammadiyah Gadung, Wonokromo, Surabaya. Jumat (13/12/2025).

    Kegiatan yang dikomandoi oleh Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) dan Pendidikan Nonformal (PNF) PCM Wonokromo ini mengusung tema; “Mengajar sebagai Ibadah, Mengabdi sebagai Jalan Dakwah”, dengan tujuan untuk memperkuat pemahaman peran pendidik dan tenaga kependidikan dalam menjalankan tugas profesional sekaligus pengabdian keagamaan.

    Dalam kegiatan tersebut, Guru-karyawan yang hadir dari 5 Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Wonokromo, yakni; Sekolah Qur’anic and Internasional Insight SD Muhammadiyah 6, Sekolah Inovatif SD Muhammadiyah 7, Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24, Boarding School SMP Muhammadiyah 4, dan Sekolah Unggul dan Berkarakter SMA Muhammadiyah 3 Gadung Surabaya.

    Hadir juga dari guru-karyawan Amal Usaha ‘Aisyiyah (AUA) Wonokromo, yakni; TK ABA 2, TK ABA 9 dan TK ABA 16 Wonokromo Surabaya.

    Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Wonokromo, Ustadz Anang Saifuddin, SE., SH., MSA., dalam kesempatan tersebut menyampaikan agar seluruh guru dan karyawan di lingkungan PCM Wonokromo dapat memahami pengelolaan diri secara menyeluruh.

    “Besar harapan saya agar guru dan karyawan di lingkungan Muhammadiyah Wonokromo memahami cara mengatur pribadi, organisasi, spiritual, hingga finansial.” Ujarnya.

    Selanjutnya, ia mengingatkan tentang pembinaan rutin guru-karyawan ini bersifat wajib, sehingga semua harus mengikuti, kecuali ada hal yang memang tidak bisa ditinggalkan.

    “Boleh ijin, tapi harus tertulis dan alasannya memang tidak bisa ditinggalkan, seperti sakit, musibah dll.” Tandasnya.

    Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua PCM Wonokromo, Ustadz Ir. Lukman, menyampaikan bahwa Dikdasmen dan PNF PCM Wonokromo menghadirkan Ustadz Agus Siswantono sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut, karena punya pengalaman dalam mengembangkan AUM di lingkungan Muhammadiyah Lumajang.

    “Salah satu yang membuat kami tertarik mendatangkan Pak Agus sebagai pemateri, karena beliau mampu membawa kemajuan di Lumajang. Contoh kecilnya, mengubah Panti menjadi Rumah Sakit hingga memajukan SMK Muhammadiyah.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

    ponpesummurquroo
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here