spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaWakil Ketua PWM Jawa Timur : Raker Indikator Organisasi Sehat 

    Wakil Ketua PWM Jawa Timur : Raker Indikator Organisasi Sehat 

    Jombang, kartanusa – Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, mengapresiasi Rapat Kerja (Raker) yang digelar oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya yang digelar di Muhammadiyah Training Center (MTC), Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) milik PDM Kota Surabaya di Wonosalam Kabupaten Jombang.

    “Jadi, Raker (Rapat Kerja) ini merupakan indikator bahwa organisasi dalam keadaan sehat.” Tegas Wakil Ketua PWM Jawa Timur, Ustadz Muhammad Khoirul Abduh, S.Ag., M.Si.

    Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa keberhasilan PDM Kota Surabaya dalam menyelenggarakan Rapat Koordinasi yang terstruktur dan terukur melalui Rapat Kerja tahunan adalah tolak ukur organisasi yang berjalan.

    “Saya melihat sederhana tentang konsep Muhammadiyah itu. Ketika rapat koordinasinya berupa rapat kerja ini setiap tahun dievaluasi, berarti organisasinya berjalan.” Tandas Ustadz Abduh, panggilan akrabnya, yang juga Fokal Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Timur ini.

    Dalam penjelasannya, ia kemudian menukil pendapat Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., bahwa persyarikatan Muhammadiyah besar dan kuat terletak sistem organisasinya.

    “Jika pimpinan hanya berjalan sendiri, itu kehilangan substansi Jam’iyyah-nya.” Tandasnya.

    Ia kemudian menyatakan salah satu hal paling krusial adalah evaluasi berkala terhadap program kerja Majelis dan Lembaga. Organisasi dianggap berjalan baik jika setiap tahun dilakukan evaluasi program kerja (Raker) dengan Majelis dan Lembaga.

    “Adanya evaluasi mendalam tentang kinerja Majelis dan Lembaga juga menjadi tolok ukur penilaian kinerja PDM.” Tandas Ustadz Abduh, salah satu kader terbaik Muhammadiyah Kabupaten Jombang ini.

    Ia berharap bahwa tiga program unggulan PDM Kota Surabaya untuk 2026, akan berhasil dengan baik, jika semakin sering berkoordinasi dalam memutuskan program dan target secara bersama-sama.

    “Target unggulan, menurut saya, itu bukan mimpi. Tapi cita-cita yang terkoordinasi dan terstruktur dengan baik.” Tegasnya.

    Ustadz Abduh mengapresiasi bahwa program-program unggulan PDM Surabaya sudah jelas dan terarah. Ia juga mengingatkan bahwa dengan evaluasi terus-menerus dan pemanfaatan anggaran yang tepat, hal ini akan menjadi kemajuan luar biasa.

    “Kami berharap, PDM Kota Surabaya dapat menjadi contoh bagi PDM-PDM lain di Jawa Timur.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

    ponpesummurquroo
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here