Nganjuk, kartanusa — Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII) Kabupaten Nganjuk menggelar konsolidasi kelembagaan bersama LAZNAS DDII Wilayah Jawa Timur dalam agenda silaturahim yang berlangsung di Baitul Izzah. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan tata kelola lembaga dan pengembangan kolaborasi fundraising antar lembaga dakwah. Rabu (21/01/2026).
Hadir dalam pertemuan tersebut, Ustadz Akbar Muzaki bersama Tono Widiatomo selaku perwakilan DDII Jawa Timur menyampaikan sejumlah agenda strategis, salah satu diantaranya rencana mengundang berbagai lembaga potensial untuk berkolaborasi dalam penggalangan dana dakwah.
“DDII Nganjuk segera mengirimkan nama peserta untuk kegiatan konsolidasi yang akan dilaksanakan di Hotel Namira, kawasan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya.” Ujarnya.
Lebih lanjut, Ustadz Akbar menegaskan pentingnya penguatan sinergi antar lembaga amil seiring semakin ketatnya penataan dan regulasi kelembagaan filantropi Islam.
“Penguatan ini diperlukan agar pengelolaan dana umat berjalan sesuai aturan dan terhindar dari potensi penyimpangan.” Tegasnya.
Ia juga menyinggung persoalan aset wakaf yang masih menghadapi tantangan serius. Disebutkan bahwa saat ini baru sekitar 30 persen tanah wakaf yang berstatus legal, sementara dari aset yang ada, sekitar 50 persennya belum dimanfaatkan secara optimal.
Bahkan, lanjut Ustadz Akbar, mengatakan bahwa dalam rancangan undang-undang wakaf, aset yang tidak dimanfaatkan selama lima tahun berpotensi dialihkan kepada nadzir lain.
“Oleh karena itu, diperlukan inovasi pengelolaan wakaf dengan pola kolaboratif dan produktif.” Tandasnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Ustadz Budi Purnomo, S.Pd., salah satu Pimpinan DDII Kabupaten Nganjuk, memaparkan potensi besar fundraising dana dakwah melalui kolaborasi dengan Lembaga Zakat yang ada.
“Pemanfaatan sistem digital fundraising yang telah disiapkan oleh DDII Pusat sebagai sarana modern untuk memperluas jangkauan donatur dan meningkatkan efektivitas penggalangan dana.” Ujarnya.
Kehadiran rombongan LAZNAS DDII Wilayah Jawa Timur disambut jajaran pengurus DDII Nganjuk, di antaranya Adhitiya Candra, ST., Sekretaris, Wakil Ketua Ustadz Ahmad Zaini, serta sejumlah pimpinan lainnya.
Pertemuan tersebut juga berlangsung dalam suasana dialogis dengan fokus pada penguatan koordinasi dan pengembangan kapasitas kelembagaan.
Senada, dalam kesempatan yang sama, Sekretaris DDII Nganjuk, Ustadz Adhitiya, menyampaikan bahwa konsolidasi ini merupakan ikhtiar bersama untuk terus memperkuat kelembagaan melalui pola fundraising yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
“Kehadiran LAZNAS DDII Wilayah menambah literasi dan memperkuat koordinasi kami dalam penguatan kelembagaan.” Pungkasnya. (MR).







