Tapanuli Tengah, kartanusa — Terus bangun kepedulian kepada sesama, TNI Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan melaksanakan pembangunan jembatan Aramco pasca bencana banjir di Desa Masundung, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah. Dilansir dari laman resmi media sosial Pusat Penerangan TNI pada Sabtu (07/02/2026).
Kegiatan meliputi; perakitan Aramco, pembuatan dudukan, pembangunan pondasi, hingga tahap akhir pengecatan jembatan dan saat ini pekerjaan telah selesai dengan progres mencapai 100 persen dan jembatan siap digunakan masyarakat.
Pengerjaan jembatan dilaksanakan oleh personel Yon TP 908/GD, Yon Zipur I/DD, Zibang Sibolga, Koramil 04/Pinangsori, bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Dalam pelaksanaannya, satu unit alat berat excavator 320 D2 digunakan untuk membantu proses penimbunan dan penempatan Aramco ke dudukan jembatan. Pekerjaan didukung material pasir, batu pondasi, semen, besi, serta perlengkapan kerja lainnya. Aramco berdiameter satu meter dengan panjang enam meter telah dirakit dan ditempatkan pada posisi tepi dekat maupun tepi jauh.
Dalam kesempatan tersebut, Kapendam I/BB Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, SE., M.Tr.(Han), menyampaikan bahwa jembatan Aramco sangat berperan dalam memperlancar mobilitas masyarakat.
“Jembatan Aramco sangat berperan dalam memperlancar mobilitas masyarakat Desa Masundung pasca bencana.” Pungkasnya. (Humas/Gus).







