Inspirasi Kehidupan : Membangun Generasi Berkarakter di Era Global
Oleh Ustadz Dr. Thoat Setiawan, S.H.I., M.H.I.
(Dekan Fakultas Ilmu Studi Islam dan Peradaban Universitas Muhammadiyah Surabaya)
Refleksi khutbah di Masjid Al-Falah Surabaya pada Jum’at, 6 Februari 2026.
Berdasarkan garis besar pemikiran beliau (dan selaras dengan narasi khutbah yang beliau sampaikan), ada beberapa poin kunci yang ditekankan untuk melengkapi narasi sebelumnya agar lebih otentik sesuai gaya penyampaian beliau:
Pertama, Memahami Mentalitas Instan di Era Global; Tantangan terbesar generasi saat ini adalah budaya serba instan. Perlu dipahami bahwa karakter tidak bisa dibangun dengan sekali klik seperti mengunduh aplikasi.
“Generasi berkarakter harus memiliki daya tahan (kesabaran) dan proses yang berkelanjutan”
Kedua, Pendidikan Karakter Berbasis Adab sebelum Ilmu; Kecerdasan intelektual tanpa adab hanya akan melahirkan sosok yang pandai memanipulasi kebenaran. Pentingnya mengutamakan adab di atas ilmu agar teknologi tidak disalahgunakan untuk hal-hal yang melanggar syariat.
Kedua, Sinergi Tiga Pilar (Tri Pusat Pendidikan); Membangun karakter di era global tidak bisa hanya mengandalkan Sekolah. Harus ada sinergi antara:
- Keluarga; Sebagai penanam nilai dasar.
- Lingkungan (Masjid/Masyarakat); Sebagai kontrol sosial.
- Digital Space; Di mana orang tua harus menjadi pendamping, bukan sekadar pelarang.
“Akhlak bukan hanya hiasan, tapi sebagai fondasi tegaknya hukum dan tatanan masyarakat”







