Surabaya, kartanusa – Gelaran Wisuda Al-Qur’an SD Muhammadiyah 22 Surabaya yang berlangsung di Gedung Graha Adi pada Sabtu (14/2/2026) tidak hanya meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa, tetapi juga bagi para orang tua.
Salah satunya adalah Fauzi Asnawi, wali murid dari Fayola Warastri Asnawi, siswi kelas 2 yang turut menjadi peserta wisuda.
Apresiasi dan Motivasi bagi Buah Hati
Fauzi menyatakan rasa bahagianya atas terselenggaranya agenda ini. Menurutnya, kegiatan wisuda merupakan bentuk penghargaan nyata yang mampu memicu semangat anak-anak untuk berinteraksi lebih dalam dengan Al-Qur’an.
”Saya sangat senang sekali, karena ini bisa menjadi motivasi bagi anak-anak untuk belajar Al-Qur’an lebih tinggi dan lebih mendalam lagi,” ujar Fauzi dengan nada bangga.
Ia menambahkan bahwa putrinya, Fayola, saat ini telah berhasil menuntaskan hafalan Juz 30 di kelas 2 ini. Pencapaian tersebut menjadi langkah awal yang positif dalam perjalanan religius sang buah hati di sekolah tersebut.
Harapan untuk Program Tahfidz ke Depan
Fauzi juga menyampaikan harapannya agar SD Muhammadiyah 22 Surabaya terus meningkatkan kualitas program Al-Qur’an mereka. Ia berharap ke depannya program Tahfidz dapat dikelola dengan lebih disiplin sehingga membantu siswa mencapai target hafalan dengan lebih cepat.
”Semoga kegiatan tahfidz ini lebih ditingkatkan lagi, lebih disiplin lagi, supaya anak-anak mungkin bisa lebih cepat untuk menghafal,” imbuhnya.
Mendukung Cita-Cita Menjadi Guru Hafidz
Sebagai orang tua, Fauzi berkomitmen penuh untuk mendukung impian putrinya. Ia mengungkapkan bahwa Fayola memiliki cita-cita mulia untuk menjadi seorang guru yang juga hafidz (penghafal Al-Qur’an).
”Sesuai cita-citanya, dia ingin menjadi guru yang hafidz Al-Qur’an. Insya Allah nanti akan kita lanjutkan ke sekolah tahfidz,” pungkasnya.
Kehadiran wali murid seperti Fauzi Asnawi menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara sekolah dan orang tua dalam mencetak generasi penerus yang berkarakter islami dan cinta Al-Qur’an. (Yuda)







