spot_img
No menu items!
More
    HomeBeritaJembatan Bailey Alue Leuhob Aceh Utara Selesai, Akses Transportasi Pulih

    Jembatan Bailey Alue Leuhob Aceh Utara Selesai, Akses Transportasi Pulih

    Aceh, kartanusa – Membanggakan, Prajurit TNI dari Yonzipur 4/Tanpa Kawandya bersama personel Kodim 0103/Aceh Utara berhasil menyelesaikan pembangunan Jembatan Bailey yang berlokasi di Desa Alue Leuhob, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara. Dilansir dari laman resmi media sosial Pusat Penerangan TNI pada Sabtu (14/02/2026).

    “Pembangunan jembatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memulihkan akses transportasi masyarakat yang sebelumnya terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor.” Ujar salah satu Prajurit TNI dari Yonzipur 4/Tanpa Kawandya.

    Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa jembatan Bailey yang telah selesai dibangun memiliki tipe 2-1 dengan panjang mencapai 30 meter atau terdiri dari 10 petak. Material jembatan merupakan dukungan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia berupa konstruksi modular luar negeri tahun 2026.

    Kondisi Jembatan Bailey yang berlokasi di Desa Alue Leuhob, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara

    Kehadiran jembatan ini, lanjutnya, menjadi infrastruktur penting yang menghubungkan ruas jalan utama yang mengakses tiga kecamatan sekaligus, yakni Kecamatan Baktiya, Langkahan, dan Cot Girek.

    Peresmian Jembatan Bailey tersebut dihadiri oleh berbagai unsur, di antaranya Dandim 0103/Aceh Utara yang diwakili Pabung Kodim 0103/Aceh, Pasi Intel Yonzipur 4/Tanpa Kawandya, unsur Muspika Kecamatan Cot Girek, Imam Gampong Alue Leuhob, Geuchik Desa Alue Leuhob Bapak serta masyarakat setempat yang menyambut kegiatan dengan penuh antusias.

    Ia juga menegaskan bahwa keberadaan jembatan Bailey tersebut tidak hanya mempermudah akses warga Desa Alue Leuhob, tetapi juga menjadi jalur penghubung penting menuju wilayah sekitar, termasuk Desa Buket Agu Kecamatan Lhoksukon.

    “Hal ini diharapkan dapat meningkatkan aktivitas perdagangan, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara lebih luas.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

    STAI
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here