Surabaya, kartanusa – Memasuki bulan suci Ramadan 1447 H, SMK Negeri 12 Surabaya sebagai sekolah seni terbesar di Jawa Timur, bersiap menghadirkan nuansa pembelajaran yang berbeda.
Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Lilik Majidatut Zahro, M.Pd., bersama Waka SDM Dr. Mardi, S.Pd., M.Ds., seluruh jajaran wakil kepala sekolah, guru, hingga karyawan bersinergi penuh untuk memastikan bulan penuh berkah ini menjadi momentum peningkatan spiritualitas bagi seluruh warga sekolah.
Transformasi Pembelajaran Berbasis Akhlak
Ramadan kali ini tidak hanya sekadar menjalankan rutinitas ibadah, namun dirancang secara aktif dan edukatif. Sekolah telah meramu agenda pembelajaran yang memadukan kedisiplinan diri dengan nilai-nilai agama, di antaranya:
- Tadarus Harian: Dilaksanakan setiap hari setelah salat Dhuhur bagi seluruh siswa.
- Berbagi Takjil: Aksi sosial menyasar warga sekitar sekolah sebagai wujud kepedulian.
- Tadarus Guru & Karyawan: Menjaga kekompakan dan spiritualitas tenaga pendidik.
- Pondok Ramadan: Penyelenggaraan terpisah antara siswa pria dan wanita untuk kenyamanan ibadah.
- Analisis Nilai Agama: Inovasi pembelajaran di mana siswa tidak lagi pasif sebagai pendengar, melainkan aktif sebagai pembicara di bawah bimbingan guru.
- Praktik Ibadah Sunnah: Pembiasaan menjalankan amalan sunnah untuk mempertebal pahala.
Kolaborasi Dua Mata Uang
Sekolah dan Orang Tua
SMKN 12 Surabaya menyadari bahwa pendidikan karakter tidak bisa bertumpu pada satu pihak. Pihak sekolah menekankan pentingnya peran orang tua sebagai mitra strategis dalam membimbing dan mengawasi proses belajar siswa selama di rumah.
”Orang tua dan guru ibarat dua sisi mata uang yang harus menyatu. Kerja sama ini penting untuk mengawal siswa agar menjadi manusia seutuhnya sesuai amanat UUD 1945, yakni pribadi yang tangguh secara mental dan mulia secara akhlak,” ungkap pihak manajemen sekolah.
Pesan Kerukunan dan Kedamaian
Di tengah persiapan ini, semangat persaudaraan menjadi landasan utama. Mengutip QS. Al-Hujurat: 10, sekolah mengajak seluruh keluarga besar SMKN 12 Surabaya untuk menjaga kerukunan. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW mengenai pentingnya mencintai sesama, hidup rukun dipercaya akan membawa ketenangan dan keberkahan bagi masyarakat.
Dengan bekal kedisiplinan yang telah lama membudaya di sekolah seni ini, diharapkan para siswa dapat tumbuh menjadi penerus bangsa yang tidak hanya ahli dalam berkarya, tetapi juga kokoh dalam beragama. Semoga istiqomah, Aamiin. (Yuda).








