spot_img
No menu items!
More
    HomeBeritaDorong UMKM Naik Kelas, UMKM Jatim Sukses Gelar Pelatihan Merajut Batch 3...

    Dorong UMKM Naik Kelas, UMKM Jatim Sukses Gelar Pelatihan Merajut Batch 3 Bersama Ikon Ekonomi Kreatif ​

    Surabaya, kartanusa – Sektor ekonomi kreatif, khususnya kerajinan rajut, kini semakin menunjukkan taringnya di pasar industri fashion dan dekorasi.

    Guna menangkap peluang tersebut, UMKM Jatim sukses menyelenggarakan Pelatihan Merajut Batch 3 yang bertempat di Gedung UMKM Binaan Bank Mandiri Jawa Timur, Jalan Khairil Anwar No. 20, Surabaya, pada Jumat (19/12) kemarin.

    ​Kegiatan yang diikuti oleh peserta dari berbagai wilayah di Jawa Timur ini menjadi momentum penting bagi para pelaku usaha kecil untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing produk mereka.

    Kehadiran Sosok Inspiratif dan Tokoh Penting

    ​Pelatihan kali ini terasa istimewa dengan kehadiran Bunda Yus Sudarsih, perajin senior sekaligus ikon kerajinan rajut Surabaya. Sebagai pemegang penghargaan Pahlawan Ekonomi Kreatif Kota Surabaya dari masa kepemimpinan Tri Rismaharini, Bunda Yus membagikan teknik merajut modern, eksplorasi pola kreatif, hingga tips pengembangan produk yang memiliki nilai jual tinggi.

    ​Ketua Umum UMKM Jatim, Joni Desman, S.Kom., M.Kom., yang akrab disapa Bang Jhon, memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme para peserta.

    ​”Antusiasme yang datang dari berbagai daerah membuktikan bahwa potensi ekonomi kreatif kita sangat besar. Pelatihan seperti ini menjadi ruang penting untuk meningkatkan kualitas, keterampilan, dan daya saing UMKM,” ujar tokoh pemuda asal Minang yang juga aktif di berbagai organisasi di Jawa Timur serta organisasi TNI-Polri (KOMBATPOL) tersebut.

    Inovasi Sebagai Kunci Utama

    ​Bang Jhon menegaskan bahwa dunia rajut telah bertransformasi pesat. Saat ini, produk rajut bukan lagi sekadar kerajinan sederhana, melainkan bagian dari industri fashion, aksesori, hingga dekorasi rumah bernilai ekonomi tinggi.

    ​”Inovasi adalah kunci agar produk kita bisa bersaing di pasar yang lebih luas,” tegasnya.

    ​Hal senada disampaikan oleh jajaran pengurus UMKM Jatim lainnya. Dewan Pengawas Prof. Noor Syailendra, Pembina Prof. Ir. Ruspandi, M.Sc., serta Wakil UMKM Jatim Dr. Kadar Rachman turut hadir memberikan dukungan.

    Mereka menekankan bahwa pelatihan ini adalah bagian dari agenda pembinaan berkelanjutan.
    ​”Kami ingin UMKM di Jawa Timur, khususnya sektor rajut, dapat naik kelas melalui pelatihan intensif dan pendampingan yang tepat sasaran,” jelas Dr. Kadar Rachman.

    Sesi Praktik dan Pameran Karya

    ​Selain mendapatkan teori, para peserta juga mengikuti sesi praktik langsung. Suasana pelatihan semakin meriah dengan adanya pameran berbagai karya kreatif, mulai dari tas, outer, pakaian, hingga dekorasi rumah. Pameran ini tidak hanya menjadi ajang unjuk gigi, tetapi juga memicu inspirasi dan kolaborasi antar-pelaku UMKM yang hadir.

    ​Melalui sinergi antara instruktur berpengalaman, dukungan pengurus organisasi, dan semangat para peserta, pelatihan Batch 3 ini diharapkan menjadi pijakan bagi perajin rajut Jawa Timur untuk menembus pasar nasional maupun internasional. (Yuda)

    STAI
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here