spot_img
No menu items!
More
    HomeBeritaRektor Umsida: Bekerja di AUM Bukan Sekadar Rutinitas Mekanis, Tapi Misi Dakwah

    Rektor Umsida: Bekerja di AUM Bukan Sekadar Rutinitas Mekanis, Tapi Misi Dakwah

    Surabaya, kartanusa – Rektor Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Dr. Hidayatullah, M.Si., memberikan pesan mendalam bagi para guru dan karyawan di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

    Hal tersebut disampaikan di sela-sela kegiatan Kajian Ramadhan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan di Auditorium AR. Fakhruddin, SD Muhammadiyah 11 Surabaya, Sabtu (7/3/2026).

    ​Hidayatullah menegaskan bahwa setiap individu yang berkhidmat di Muhammadiyah, baik itu guru, tenaga kependidikan, maupun aktivis persyarikatan, adalah pemegang amanah yang besar.

    ​”Kita semua ini adalah para aktivis, fungsionaris, dan juga tenaga profesional di Amal Usaha Muhammadiyah. Tentu kita mendapatkan amanah dari Persyarikatan Muhammadiyah, karena itu kita harus menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

    Empat Pilar Peningkatan Kapasitas

    ​Sebagai bentuk ikhtiar dalam menjaga amanah tersebut, ia menekankan bahwa niat baik saja tidak cukup. Para insan AUM dituntut untuk terus membekali diri dengan seperangkat kompetensi yang relevan dengan perkembangan zaman. Ia pun merinci empat poin utama yang harus terus ditingkatkan, diantaranya;
    Pertama, ​Kapasitas Pengetahuan: Memperluas wawasan intelektual sesuai bidang masing-masing.

    Kedua, ​Keterampilan (Skill): Mengasah kemampuan praktis dalam pelayanan dan pendidikan.

    Ketiga, ​Penguatan Nilai Al-Islam: Memperkokoh landasan spiritual dalam setiap tindakan.

    Keempat, ​Kemuhammadiyahan: Memahami ideologi dan arah gerak organisasi agar selaras dengan tujuan persyarikatan.

    Bukan Sekadar Kerja Mekanis

    ​Lebih lanjut, Hidayatullah mengingatkan agar rutinitas pekerjaan di AUM tidak terjebak dalam pola “mekanis” atau sekadar menggugurkan kewajiban. Menurutnya, ada misi dakwah yang jauh lebih besar di balik setiap aktivitas profesional.

    ​”Sehingga kerja kita di Amal Usaha Muhammadiyah ini tidak sekadar melaksanakan secara mekanis, tetapi ada misi yang kita jalankan,” pungkasnya.

    ​Ia pun berharap dengan peningkatan kapasitas yang konsisten, setiap unit Amal Usaha Muhammadiyah dapat tumbuh berkembang secara signifikan. Keberhasilan AUM diharapkan mampu memberikan dampak nyata (manfaat) bagi kesejahteraan umat, masyarakat, serta kemajuan bangsa dan negara. (yupan)

    STAI
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here