Surabaya, kartanusa – Bulan suci Ramadhan 2026 menjadi momentum bagi komunitas Kendangsari Peduli untuk memperkuat aksi kemanusiaan di wilayah Kelurahan Kendangsari. Tidak sekadar berbagi, komunitas sosial ini secara konsisten menyasar para lansia dhuafa dan anak yatim melalui program pembagian menu berbuka puasa yang sehat dan bergizi.
Berawal dari Keresahan di Warung Kopi
Lahirnya Kendangsari Peduli memiliki latar belakang yang sederhana namun bermakna. Komunitas ini terbentuk dari obrolan santai di warung kopi yang menangkap keresahan warga terhadap kondisi sosial para lansia dhuafa di lingkungan sekitar. Semangat kebersamaan inilah yang kemudian menjelma menjadi gerakan nyata untuk membantu sesama.
Inovasi Menu Sehat dan Layanan Antar ke Rumah
Berbeda dengan pembagian takjil pada umumnya, di Ramadhan kali ini Kendangsari Peduli memberikan perhatian khusus pada kualitas asupan nutrisi. Selain rutin membagikan beras, mereka menginisiasi pembagian menu sehat berbuka puasa bagi lansia dan yatim binaan.
Metode penyalurannya pun dilakukan secara langsung melalui aksi door-to-door. Para relawan mendatangi rumah masing-masing penerima manfaat sebelum waktu berbuka tiba, memastikan bantuan tepat sasaran sekaligus menjalin silaturahmi dengan warga.
Semangat Berbagi Tanpa Menunggu Kaya
Penasehat Kendangsari Peduli, Agus (yang akrab disapa Cak Ndo), menegaskan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berbuat baik.
”Bergerak di bidang sosial tidak harus menunggu kaya, kita bisa berbagi dengan apa yang kita punya,” ungkap Cak Ndo dengan penuh semangat.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Kendangsari Peduli, Eko S, berharap komunitas ini dapat terus konsisten menjadi wadah bagi warga yang memiliki kepedulian sosial tinggi. Fokus utama mereka tetap pada kesejahteraan lansia dan anak yatim di wilayah Kendangsari agar merasa diperhatikan oleh lingkungan sekitarnya. (Ubed/Yuda)







