Surabaya, kartanusa – Hari pertama masuk, usai libur lebaran Idul Fitri 1447 Hijriyah, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melantik dan mengambil sumpah jabatan 128 Kepala Sekolah SMA, SMK, dan SLB Negeri di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Kegiatan tersebut berlangsung penuh khidmat.
“Hari pertama masuk kantor salah satu yang saya laksanakan adalah melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 128 Kepala Sekolah SMA, SMK, dan SLB Negeri di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi Surabaya.” Ujar Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melalui media sosial resmi miliknya pada Rabu (25/03/2026).
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa momentum ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas kepemimpinan satuan pendidikan guna mendorong peningkatan mutu pendidikan di Jawa Timur.
“Para Kepala Sekolah memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.” Tegasnya.
Khofifah, panggilan akrabnya, menegaskan bahwa jabatan Kepala Sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar dalam membentuk masa depan generasi penerus bangsa.
“Jabatan Kepala Sekolah bukan sekadar jabatan struktural, tetapi amanah besar untuk menyiapkan generasi masa depan. Di tangan mereka anak-anak kita dibimbing menjadi pribadi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global.” Tandasnya.
Maka Kepala Sekolah, lanjut Gubernur Jawa Timur, harus mampu menghadirkan kepemimpinan yang inovatif, adaptif, dan menjadi teladan di lingkungan sekolah.
“Kepala Sekolah hari ini tidak cukup hanya menjalankan fungsi administratif. Harus inovatif, kreatif, responsif terhadap perubahan, sekaligus menjadi role model.” Ungkapnya.
“Kemampuan mengelola potensi Sekolah secara cepat, tepat, dan terarah menjadi kunci dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan. Dengan kepemimpinan yang kuat, seluruh elemen sekolah diharapkan dapat bergerak selaras untuk mencapai kualitas pembelajaran yang lebih baik.” Pungkasnya. (Humas/Gus).







