Surabaya, kartanusa – Kepergian Ustadz M. Mirdasy, Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, meninggalkan duka mendalam sekaligus warisan pemikiran yang tak ternilai bagi kita semua.
“Sebagai tokoh yang gigih mengawal arah politik persyarikatan, beliau bukan sekadar pemimpin, melainkan guru bagi para kader muda dalam menyelami dinamika kebangsaan.” Ujar Ramanda Salman Alfarisi BMR, S.H.I., Bendahara Kwartir Wilayah Kwarwil Hizbul Wathan Jawa Timur, yang juga anggota Tim Jihad Politik Muhammadiyah (Jipolmu) Pileg 2024.
Pelajaran Berharga: Hormat di Tengah Perbedaan
Salah satu warisan paling berkesan dari almarhum adalah kedewasaannya dalam berpolitik. Beliau selalu menekankan bahwa berbeda pilihan itu biasa. Bagi beliau, kontestasi bukanlah ajang pemutus silaturahmi, melainkan manifestasi dari ijtihad politik masing-masing individu.
“Beliau mengajarkan kita untuk tetap berdiri tegak di atas nilai saling menghormati, meski berada di jalur perjuangan yang berbeda.” Ungkap Ustadz Salman Alfarisi BMR, S.H.I., yang juga Wakil Sekretaris Lembaga Pembinaan Haji dan Umrah (LPHU) PWM Jawa Timur ini.
Strategi dan Jihad Politik yang Terukur
Dalam mengawal Jihad Politik Muhammadiyah (Jipolmu), Ustadz Mirdasy dikenal sebagai sosok yang visioner sekaligus teknokratis. Beliau senantiasa mengingatkan:
Pertama, Perhitungan Matang: Pilihan yang tepat tidak boleh hanya berdasarkan emosi, melainkan harus dihitung secara matematis dan strategis.
Kedua, Target Kemenangan: Agar perjuangan tidak sia-sia, setiap langkah harus terukur sehingga target kemenangan yang diharapkan dapat tercapai secara efektif.
Penghormatan dari Kader Muda
Sebagai kader yang tumbuh dalam bimbingan beliau—baik di lingkungan Organisasi Otonom Muhammadiyah, Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM), maupun barisan Jipolmu, serta sesama berkhidmat di Unsur Pembantu Pimpinan (UPP) PWM Jawa Timur—kami merasa sangat kehilangan sosok teladan yang gigih.
“Atas segala interaksi, diskusi, dan barangkali kekhilafan kami sebagai junior selama masa perjuangan ini, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya. Arahan mu akan selalu menjadi kompas bagi kami.” Tandasnya.
Doa untuk Sang Senior Inspiratif
Kami mengetuk pintu langit, memanjatkan doa terbaik untuk Almarhum Ustadz M. Mirdasy, semoga Allah SWT mengampuni segala khilaf dan dosanya, seluruh amal ibadah dan perjuangan dakwahnya diterima sebagai pemberat timbangan kebaikan di akhirat.
“Dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan iman oleh Allah SWT. Selamat jalan, Senior Hebat. Perjuanganmu dalam politik nilai akan kami lanjutkan, Aamiin Ya Rabbal Alamin.” Pungkasnya. (Humas/Gus).







