Cilacap, kartanusa – Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan nasional. Dalam keterangannya usai meninjau SMAN 1 Cilacap di Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah. Dilansir dari laman resmi media sosial BPMI Setpres pada Rabu (29/04/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara, Prabowo Subianto menyampaikan optimisme bahwa seluruh sekolah di Indonesia dapat diperbaiki secara bertahap hingga tuntas pada tahun 2028. Ia juga menegaskan bahwa upaya pemerintah tidak berhenti pada perbaikan fisik saja, tetapi peningkatan kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi.
“Namun, upaya pemerintah tidak berhenti pada perbaikan fisik bangunan saja. Presiden Prabowo menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi layar digital di setiap ruang kelas.” Tegasnya Presiden Prabowo Subianto.

Untuk mendukung hal tersebut, Kepala Negara pun menargetkan penambahan perangkat pembelajaran digital di setiap sekolah, mengingat saat ini rata-rata tiap sekolah baru memiliki satu atau dua unit.
Menurutnya, hal ini akan membuat pembelajaran menjadi lebih interaktif karena silabus sudah tersedia dalam perangkat lunak, sehingga murid maupun guru dapat mengulang pelajaran kapan saja.
Selain itu, Presiden Prabowo Subianto juga mengungkapkan bahwa rencana pengembangan studio pembelajaran terpusat yang akan menghadirkan pengajar terbaik, termasuk penutur asli untuk bahasa asing.
“Melalui hal tersebut, pemerintah menargetkan peningkatan kemampuan bahasa siswa sejak dini.” Pungkasnya. (Humas/Gus).







