spot_img
spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaTeguhkan Komitmen Jaga Amanah Asetmu, MPW PDM Kota Surabaya Gelar Raker di...

    Teguhkan Komitmen Jaga Amanah Asetmu, MPW PDM Kota Surabaya Gelar Raker di MTC

    Jombang, kartanusa – Dalam rangka meneguhkan komitmen menjaga amanah Aset Muhammadiyah (Asetmu), Majelis Pendayagunaan Wakaf (MPW) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya gelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 di Muhammadiyah Training Center (MTC) Wonosalam, Kabupaten Jombang pada Sabtu-Ahad (09-10/05/2026).

    Kegiatan tersebut diikuti oleh Wakil Ketua Bidang Wakaf, Ketua dan Sekretaris Majelis Pendayagunaan Wakaf (MPW) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Surabaya yang berjumlah 70 peserta utusan 26 PCM dari total 32 PCM, 6 PCM diantaranya berhalangan hadir.

    Hadir juga jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya; Ketua Ustadz Dr. M. Ridlwan, M.Pd., Wakil Ketua Bidang Wakaf Ustadz Drs. Zayyin Chudori, M.Ag., Ketua MPW PDM Kota Surabaya Ustadz M. Hasyim, S.Pd., M.Pd., CWC., dan jajarannya.

    Dalam sambutannya, Ustadz M. Hasyim, S.Pd., M.Pd., CWC., Ketua MPW PDM Kota Surabaya, menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT atas terselenggaranya acara Raker ini. Ia juga mengatakan bahwa kegiatan ini diselenggarakan dengan biaya terjangkau, karena dilaksanakan di gedung milik sendiri, yakni aset PDM Kota Surabaya.

    “Mengapa kok murah, SWP kok hanya 100rb, karena ini dilaksanakan ditempat kita sendiri. MTC Wonosalam ini milik PDM Kota Surabaya, monggo bisa dimanfaatkan dengan baik, untuk kegiatan PCM masing-masing.” Ujarnya.

    Lebih lanjut, ia menyampaikan permohonan maaf atas undangan yang mendadak, dalam dua pekan yang begitu antusias disambut baik oleh PCM se-Surabaya. Menurutnya, bahwa yang hadir ini adalah para penjaga aset Muhammadiyah.

    “Jenengan yang hadir inilah penjaga aset Muhammadiyah.” Tegasnya.

    Ustadz Hasyim juga mengingatkan tentang formulir isian yang diberikan pada lembaran surat undangan dan meminta untuk dipersentasikan terutama data aset Muhammadiyah di masing-masing PCM.

    Di akhir sambutannya, Ustadz Hasyim atas nama MWP PDM Kota Surabaya menyampaikan permohonan maaf atas penyelenggaraan acara ini, dimana dilaksanakan dengan biaya terjangkau dan ini bagian dari efesiensi/penghematan, yang merupakan himbauan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

    Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Ketua PDM Kota Surabaya, Ustadz Dr. M. Ridlwan, M.Pd., menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya Raker MPW PDM Kota Surabaya. Ia kemudian menceritakan tentang sejarah singkat tentang MTC PDM Kota Surabaya.

    “MTC ini dimulai sejak Ketua PDM Kota Surabaya, Ustadz Zayin Chudori dan dilanjutkan Ustadz Mahsun Jayadi dan pada periode PDM sekarang. Pengecoran dan penyelesaian beberapa bagian penting telah kami lakukan sejak ditunjuk sebagai penanggungjawab MTC oleh Ustadz Mahsun Jayadi.” Ungkapnya.

    “Nah, pada periode ini, kami memberikan tanggungjawab kepada Ustadz Zayin untuk mengawal dan menyelesaikan pada tahap berikutnya, mulai Masjid, MCK dan Aula atas, berikutnya adalah pendopo di lahan bawah.” Imbuhnya.

    Ustadz Ridlwan juga menegaskan bahwa PDM Kota Surabaya berkomitmen bagi warga Muhammadiyah Kota Surabaya untuk menggunakan MTC ini dengan biaya yang terjangkau.

    “Semurah-murahnya, Ini 100rb sudah makan 3 kali, makanan ala Wonosalam, yang InsyaAllah rasanya enak.” Katanya.

    Ia kemudian menjelaskan bahwa permasalahan wakaf tersebut sudah dijelaskan oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat Ali Imran 92  dan Al-Baqarah 267, dimana harta yang diamalkan adalah harta yang sesungguhnya.

    PDM Kota Surabaya pada periode, ini mendapatkan banyak amanah yang luar biasa, diantaranya:

    Pertama, Masjid Al-Gharib, posisi strategis, prosesnya telah diserahkan kepada Wakil Ketua Bidang Wakaf dan MWP PDM Kota Surabaya.

    Kedua, Di Blitar mendapat amanah wakaf berupa rumah dan tanah dengan luas 3000 m, suasana sejuk rencana yang segera dioptimalkan kemanfaatannya.

    Ketiga, Di Surabaya mendapatkan wakaf dari keluarga Ustadzah Norma, Masjid Syuhada Ngagel, di depan Transmart Ngagel.

    “Jangan sampai aset diambil oleh pihak lainnya, sebagai Nadzir harus sungguh-sungguh, karena Nadzir hisabnya paling berat.” Tandasnya.

    Ustadz Ridlwan PDM diberi mandat oleh PP,  dan PDM yang memberikan amanah kepada PCM untuk melaksanakan amanah tersebut. Nantinya Nadzir yang sudah dibentuk, akan diberi pelatihan oleh MPW PDM Kota Surabaya.

    Di akhir sambutannya, Ustadz Ridlwan juga menghimbau kepada PCM untuk mengemban amanah dengan baik, dan untuk menerima penyerahan aset sesuai dengan peruntukannya, baik wakaf, hibah maupun jual beli, sehingga asetnya bisa dimanfaatkan dengan optimal.

    Sedangkan terkait dana yang menjadi problem akan didiskusikan bersama PDM Kota Surabaya, dan jadikan kegiatan ini sebagai media silaturrahim dan kolaborasi sehingga amanah wakaf ini bisa dijalankan dengan baik.

    “Akhirnya dengan ini dengan bacaan bismillahirrahmanirrahim Raker Majelis Pendayagunaan Wakaf PDM Kota Surabaya dengan resmi dibuka.” Pungkasnya. (Humas/Gus).

    STAI
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here