Semarang, kartanusa – Dalam rangka membangun kolaborasi dan sinergi demi kemajuan pendidikan agama Islam di Indonesia Pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) SMP Provinsi Jatim ke MGMP PAI SMP Provinsi Jateng di pusat Kota Semarang pada Kamis (14/05/2026).
Rombongan MGMP PAI SMP Jatim dipimpin langsung oleh Ustadz Muhamad Jemadi, MA., dan disambut langsung dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan oleh Ketua MGMP PAI Jawa Tengah, Ustadz Syaekhudin, M.Pd., yang didampingi oleh jajaran masing-masing.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Muhammad Jemadi, Ketua MGMP PAI SMP Provinsi Jatim menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT atas terselenggaranya silaturrahim tersebut. Ia juga menyampaikan terimakasih atas sambutan hangat dan kekeluargaan terhadap rombongannya.
“Pertama-tama, kami mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dan penuh kekeluargaan yang diberikan kepada kami. Kehadiran kami dalam kegiatan ini bukan hanya untuk menjalin silaturrahim, tetapi juga untuk membangun kolaborasi dan sinergi demi kemajuan pendidikan agama Islam di Indonesia.” Ujar Ustadz Jemadi, panggilan akrabnya.
Ia kemudian melanjutkan sambutannya dengan sebuah parikan; Pergi ke taman memetik melati, harum semerbak di pagi hari. Silaturrahim menguatkan hati, kolaborasi menyemangati GPAI.
“Kami menyadari bahwa kemajuan pendidikan tidak dapat dibangun sendiri-sendiri. Dibutuhkan ruang berbagi pengalaman, bertukar gagasan, dan saling belajar antar daerah.” Ungkapnya.
Oleh karena itu, lanjutnya Ustadz Jemadi, studi tiru ini menjadi momentum yang sangat berharga untuk melihat praktik-praktik baik dalam pengelolaan MAPSI dan penguatan peran MGMP PAI SMP Jawa Tengah yang selama ini dikenal aktif, inovatif, dan inspiratif.
“Kami berharap melalui pertemuan ini akan lahir kerja sama yang produktif, baik dalam pengembangan kompetensi guru, pembinaan karakter murid, peningkatan kegiatan keagamaan, maupun penguatan prestasi siswa dalam MAPSI atau AKSI.” Tandas Ustadz Jemadi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya ini.
Ustadz Jemadi kemudian menyampaikan parikan yang kedua untuk menambah semangat dan kebersamaan; Burung merpati terbang melayang, hinggap sejenak di pohon randu. Bila guru saling bergandeng tangan, PAI maju dan bermutu.
Di akhir sambutannya, Ustadz Jemadi menegaskan bahwa di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, guru PAI memiliki tanggung jawab besar bukan hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menanamkan nilai, akhlak, moderasi, dan keteladanan kepada generasi muda.
“Karena itu, kolaborasi antar guru, antar daerah, dan antar lembaga menjadi kebutuhan yang sangat penting.” Katanya.
Ia juga menyampaikan harapannya semoga pertemuan ini membawa manfaat, memperluas wawasan, mempererat ukhuwah, dan melahirkan program-program bersama yang berdampak nyata bagi kemajuan pendidikan Agama Islam.
Ustadz Jemadi menutup sambutannya dengan parikan penutup; Naik perahu di pagi cerah, air tenang berkilau indah. Mari bersama kita melangkah, membangun generasi cerdas berakhlak mulia.
“Demikian sambutan yang dapat kami sampaikan. Mohon maaf apabila terdapat kekurangan dan kekhilafan.” Pungkasnya. (Humas/U-Je).







