Sukses dan Humanis, Pemberangkatan Calon Jamaah Haji Embarkasi Surabaya 1447 H/2026 M Berjalan Lancar
Oleh Ustadz Salman Alfarisi BMR, S.H.I.
(Wakil Sekretaris Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Jawa Timur, Wakil Sekretaris Lembaga Pembinaan Haji dan Umrah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur)
Penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Embarkasi Asrama Haji Sukolilo Surabaya sukses menuntaskan fase pemberangkatan seluruh Kelompok Terbang (Kloter).
“Sinergi yang solid antarinstansi serta komitmen pelayanan yang ramah lansia menjadi kunci utama kelancaran operasional tahun ini”
Sejak kloter pertama memasuki asrama hingga keberangkatan kloter terakhir menuju Tanah Suci, seluruh proses dokumentasi, pemeriksaan kesehatan, hingga distribusi akomodasi berjalan relatif tanpa kendala berarti.
Inovasi Layanan “One-Stop Service” Jadi Kunci
Salah satu faktor penentu kelancaran tahun ini adalah optimalisasi sistem layanan satu atap (One-Stop Service) saat jamaah tiba di Asrama Haji Surabaya.
Begitu turun dari bus daerah, jamaah langsung diarahkan ke aula untuk menyelesaikan tiga tahap sekaligus:
Pertama, Pemeriksaan Kesehatan Akhir: Memastikan jamaah dalam kondisi fit to fly.
Kedua, Penyerahan Dokumen & Paspor: Pembagian paspor, visa, dan gelang identitas.
Ketiga, Pendistribusian Living Cost: Penyerahan uang saku selama di Arab Saudi.
“Sistem ini memangkas waktu antrean secara signifikan, sehingga jamaah memiliki waktu istirahat yang cukup sebelum terbang melalui Bandara Internasional Juanda”
Komitmen Layanan Ramah Lansia dan Disabilitas
Melanjutkan kesuksesan tahun-tahun sebelumnya, Embarkasi Surabaya 1447 H/2026 M konsisten mengusung tagline “Haji Ramah Lansia”. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memberikan atensi khusus kepada jamaah risiko tinggi (risti) dan lansia.
Berikut Data Ringkas Pemberangkatan 2026, yakni:
- Ketepatan Waktu (On-Time Performance: Di atas 95% untuk seluruh penerbangan.
- Layanan Bagasi: Sistem fast-track koper langsung ke hotel Mekkah/Madinah berjalan lancar.
- Kesehatan Jamaah: Angka jamaah tertunda karena faktor kesehatan menurun dibanding tahun lalu.







