Surabaya, kartanusa – Ustadz Edy Susanto, M.Pd., kembali terpilih untuk memimpin Sekolah Teladan Nasional SD Muhammadiyah 4 (Mudipat) Pucang Surabaya periode 2026–2027. Pelantikan berlangsung penuh khidmat di Auditorium The Millenium Building (TMB) Lantai 4 Mudipat Pucang Surabaya. Rabu (17/06/2026).
Hadir beberapa tokoh penting Muhammadiyah, mulai dari Cabang hingga Daerah, yakni; Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Ustadz Dr. M. Ridlwan, M.Pd., Sekretaris Ustadz Drs. Catur Anang Hutoyo, M.Pd.
Hadir juga Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Surabaya, Ustadz Dikky Syadqomullah, S.H.I., M.Hes., Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngagel, Ustadz Drs. H. Ahmad Zaini, M.Pd., Sekretaris Ustadz Sugeng Purwanto, serta undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Edy Susanto, Kepala SD Mudipat Pucang Surabaya, menegaskan bahwa pencapaian Mudipat Pucang Surabaya selama ini adalah hasil kerja keras kolektif seluruh guru dan karyawan.
Ustadz Edy, panggilan akrabnya, menegaskan komitmennya untuk terus menjaga ritme sekolah melalui tiga strategi utama: menjaga ketahanan sistem (endurance), memperkuat kolaborasi, dan memacu inovasi.
“Sekolah ini maju karena sistem yang tertata, bukan karena ketergantungan pada sosok tertentu (by person). Kita harus memastikan tradisi kerja berjamaah ini terus berlanjut.” Ujarnya.
Lebih lanjut, Ustadz Edy mengatakan bahwa kepemimpinannya akan terus mengedepankan asas kolektif-kolegial, dengan melibatkan seluruh elemen, yang terdiri dari 156 guru dan karyawan, dalam merumuskan kebijakan strategis sekolah.
Menurutnya, kunci keberhasilan Mudipat Pucang Surabaya ke depan terletak pada kemauan untuk merancang program bersama, mengeksekusi bersama, dan menikmati hasilnya bersama-sama. Ustadz Edy juga berkomitmen untuk memastikan kesejahteraan seluruh staf terjamin secara adil.
Dalam kepemimpinan Ustadz Edy Susanto kali ini, diharapkan mampu menjaga marwah dan meningkatkan kualitas Sekolah Teladan Nasional SD Mudipat Pucang Surabaya sebagai salah satu sekolah dasar Muhammadiyah yang menjadi rujukan nasional dengan kualitas pendidikan yang terus berkembang dan berdaya saing global. (Humas/Siwor).







