Surabaya, kartanusa – Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Ustadz Dikky Syadqomullah, S.H.I., M.Hes, mengingatkan tentang pentingnya 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang diproklamirkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia (RI), Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.
Hal tersebut disampaikannya dalam acara yang sarat makna dan penuh haru Wisuda Purnasiswa Sekolah Inovatif SD Muhammadiyah 7 Surabaya di Ballroom BG Junction Surabaya pada Ahad (21/06/2026).
Mengawali sambutannya, Ustadz Dikky Syadqomullah, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Surabaya menyinggung salah satu rekomendasi film, children of heaven yang mengisahkan perjuangan anak-anak yang tetap berjuang sekalipun memiliki keterbatasan ekonomi.
“Tadi malam kami bersama pimpinan dan kader-kader Muhammadiyah Surabaya hadir di sebelah, nonton bareng film children of heaven. Film tersebut sangat bagus, yang mengisahkan perjuangan anak-anak yang tetap berjuang sekalipun memiliki keterbatasan ekonomi.” Ujarnya Ustadz Dikky Syadqomullah, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur ini.
Ustadz Dikky kemudian menyampaikan beberapa pantun, yang mana sejumlah tujuh total pantun berisikan apresiasi atas Sekolah Inovatif SD Muhammadiyah 7 Surabaya. Pantun yang disampaikan pun mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari audiens yang hadir, khususnya anak-anak yang telah di wisuda.
Ia kemudian menegaskan beberapa pesan yang sudah terangkum dalam 7 kebiasaan Anak Indonesia Hebat diantaranya;
Pertama, Bangun Pagi: Melatih kedisiplinan dan mempersiapkan mental untuk menghadapi aktivitas sepanjang hari.
“Siapa yang tadi pagi bangun tidur lebih awal, secara mandiri. Bapak/ibu kalau anak-anak tidak bangun pagi, maka dibangunkan, supaya anak-anak terbiasa, tentunya jangan lupa sholatnya, sehingga terbentuk karakter disiplinnya.” Ulasnya.
Kedua, Taat Beribadah: Menanamkan nilai spiritual yang kuat untuk membangun karakter jujur, berempati, dan berintegritas.
Ketiga, Berolahraga: Menjaga kebugaran fisik dan memicu hormon yang membuat suasana hati anak lebih bahagia.
Keempat, Makan Sehat dan Bergizi: Memenuhi kebutuhan nutrisi untuk tumbuh kembang yang optimal dan menjaga daya tahan tubuh.
Kelima, Gemar Belajar: Menumbuhkan rasa ingin tahu yang tinggi dan kreativitas anak, bukan sekadar mengejar nilai akademik.
Keenam, Bermasyarakat: Terlibat dalam kegiatan sosial atau bermain dengan teman sebaya untuk mengasah rasa peduli dan gotong royong.
Ketujuh, Tidur Tepat Waktu: Memastikan waktu istirahat yang cukup agar fungsi kognitif dan stamina tubuh pulih dengan baik.
Di akhir sesi, Ustadz Dikky mengingatkan tentang keberhasilan kita terletak pada restu kedua orang tua. Ia lantas menukil tentang salah satu isi Kitab Ta’lim al-Muta’allim, dimana orang tua yang dimaksud adalah orang tua kandung dan guru di sekolah.
“Jadi, mintalah restu kepada kedua orang tua kandung kita, kepada guru-guru kita, sehingga kita menjadi anak yang sukses di dunia dan di akhirat nanti.” Pungkasnya. (Habib).







