Surabaya, kartanusa – Perkuat wawasan global siswa, Sekolah Unggul Nasional SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya kerjasama dengan Asian Youth International Model United Nations (AYIMUN) berangkatkan siswa ke Bangkok, Thailand, Kamis hingga Senin (25-29/06/2026).
Sebanyak 22 siswa Spemma Pucang Surabaya bersama 2 guru pendamping begitu antusias mengikuti program tersebut, sebagai bagian dari komitmen sekolah dalam mengembangkan dan menguatkan brand Sekolah Berwawasan Global.
“Alhamdulillah, delegasi Spemma menuju Asian Youth International Model United Nations (AYIMUN) di Bangkok. Delegasi ini membawa misi besar di kancah Internasional, moment ini adalah moment yang bersejarah bagi Spemma.” Ujar Ustadz Misbach Noehruddin, SSi., MM., Kepala Spemma Pucang Surabaya.
Lebih lanjut, Ustadz Misbach, panggilan akrabnya, mengungkapkan bahwa mengirimkan delegasi ke ajang internasional seperti AYIMUN bukanlah perkara mudah. Menurutnya, ini adalah bukti nyata bahwa kualitas, mental, dan daya saing siswa-siswi Spemma telah siap diuji di level global.
“Tahun ini, kami mengusung tema yang luar biasa, Empowering Future Leaders for a Better World; Memberdayakan Pemimpin Masa Depan untuk Dunia yang Lebih Baik.” Ungkapnya.
Ustadz Misbach kemudian menjelaskan bahwa tema ini bukan sekadar slogan, melainkan sebuah panggilan jiwa. Dunia saat ini sedang menghadapi berbagai tantangan kompleks, mulai dari isu lingkungan, perdamaian, hingga kesenjangan sosial.
“Melalui simulasi sidang PBB ini, anak-anak tidak hanya belajar berdiplomasi atau berpidato, tetapi juga dilatih untuk menjadi bagian dari solusi global. Anak-anak adalah harapan masa depan.” Tandasnya.
Pesan Motivasi Delegasi Spemma Pucang Surabaya
Pertama, Jadikan Ini Tempat Belajar: Di Bangkok akan bertemu dengan ratusan pemuda dari berbagai negara, maka serap ilmu dan perluas jaringan bersama mereka.
“Serap ilmu sebanyak-banyaknya, pahami sudut pandang mereka, dan perluas jaringan (networking) kalian.” Kata Ustadz Misbach.
Kedua, Bawa Identitas dan Nilai Baik: Ingatlah bahwa kalian tidak hanya membawa nama pribadi atau sekolah, tetapi kalian membawa nama Indonesia dan nilai-nilai luhur yang selama ini diajarkan di Spemma.
“Tunjukkan karakter yang santun, cerdas, solutif, dan berintegritas.” Pesannya.
Ketiga, Jangan Takut Salah: Forum internasional mungkin terasa mendebarkan, tetapi ketahuilah bahwa keberanian untuk berbicara dan menyuarakan pendapat adalah kemenangan yang sesungguhnya.
“Pemimpin masa depan tidak dilahirkan di zona nyaman, melainkan ditempa melalui tantangan besar yang berani mereka hadapi.” Tegasnya.
Tak lupa, dalam kesempatan tersebut Ustadz Misbach juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para guru pembimbing, dan tim mentor yang telah bekerja keras melatih para delegasi hingga siap berangkat. Terima kasih juga kepada para orang tua wali murid atas doa, restu, dan dukungan moril maupun materiil yang luar biasa. Tanpa sinergi kita semua, momen membanggakan ini tidak akan terwujud.
“Selamat berjuang, anak-anakku! Lakukan yang terbaik, nikmati setiap prosesnya, dan kembalilah dengan pengalaman serta cerita yang akan menginspirasi teman-temanmu di tanah air. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kelancaran, kesehatan, dan kesuksesan untuk murid-murid semua selama berada di Bangkok.” Pungkasnya. (Humas/Gus).







