Jakarta, kartanusa — Pemerintah dan dunia usaha terus memperkuat kolaborasi guna menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Founder dan Chairman CT Corp, Chairul Tanjung, di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta. Dilansir dari laman resmi media sosial BPMI Setpres pada Rabu pagi, 5 Agustus 2026.
Pertemuan strategis yang berlangsung selama hampir dua jam tersebut diisi dengan diskusi mendalam mengenai berbagai tantangan dan peluang perekonomian nasional ke depan.
Diskusi Isu Strategis Ekonomi dan Kewirausahaan
Dalam paparannya, Seskab Teddy mengungkapkan bahwa Chairul Tanjung—yang dikenal sebagai tokoh senior di bidang dunia usaha, media, ekonomi, dan pemerintahan—banyak menyampaikan pandangan serta masukan berharga terkait isu-isu strategis.
Beberapa poin penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut meliputi:
Pertama, Penguatan Sektor Perbankan: Strategi untuk menjaga stabilitas dan ketahanan sistem perbankan nasional.
Kedua, Pengembangan Kewirausahaan dan Talenta Muda: Upaya mencetak wirausahawan baru serta mengoptimalkan potensi generasi muda Indonesia.
Ketiga, Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan: Peran aktif sektor swasta dan dunia usaha dalam menggerakkan roda perekonomian yang inklusif dan ramah lingkungan.
“Pertumbuhan ekonomi yang kuat mutlak memerlukan kemitraan yang erat antara pemerintah dan dunia usaha. Oleh karena itu, masukan dari para pelaku industri dan dunia usaha menjadi elemen krusial dalam merumuskan kebijakan pemerintah yang tepat sasaran serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.” Ungkap Seskab Teddy Indra Wijaya.
Apresiasi untuk Hoegeng Awards
Selain membahas isu makroekonomi, dalam kesempatan tersebut Seskab Teddy juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Hoegeng Awards.
Ajang penghargaan tersebut merupakan inisiatif berkelanjutan dari CT Corp untuk memberikan apresiasi kepada insan-insan teladan di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia yang menunjukkan integritas tinggi, dedikasi luar biasa, serta konsistensi dalam menjunjung tinggi nilai-nilai antikorupsi. (Humas/Gus).








