spot_img
spot_img
No menu items!
More
    HomeAgamaIPHI dan Formasi Perkuat Konsolidasi Dukung Program Strategis Pemerintah

    IPHI dan Formasi Perkuat Konsolidasi Dukung Program Strategis Pemerintah

    Jakarta, kartanusa — Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) bersama Forum Indonesia Emas (Formasi) memperkuat konsolidasi dan kolaborasi untuk mendorong berbagai program strategis yang dinilai sejalan dengan agenda pembangunan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

    Pertemuan konsolidasi tersebut digelar di APK Podomoro Tower Ballroom, Jakarta, Jumat (07/08/2026). Sejumlah tokoh nasional hadir dalam agenda tersebut, di antaranya Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat IPHI, Dr. Ir. H. Erman Suparno, MBA., M.Si., Dewan Pembina Formasi Hashim Djojohadikusumo, Menteri Agama Republik Indonesia Nazaruddin Umar, serta Ketua Umum (Ketum) Formasi Y. Handeja Budhisedjati.

    Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PP IPHI, Dr. Ir. H. Erman Suparno, MBA., M.Si., menegaskan bahwa konsolidasi tidak boleh berhenti pada pertemuan dan kesepakatan semata. Menurutnya, diperlukan kolaborasi teknis agar gagasan yang dibangun bersama dapat benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.

    “Dalam pertemuan kali ini kita melakukan konsolidasi dan kolaborasi. Karena berbagai persoalan tidak akan selesai tanpa adanya konsolidasi dan kolaborasi yang dilakukan secara teknis.” Ujar Erman Suparno.

    Lebih lanjut, Ketum Erman Suparno juga mengungkapkan, bahwa IPHI akan memfokuskan kiprahnya pada lima sektor prioritas yang dianggap memiliki keterkaitan langsung dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, yakni; ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, penguatan UMKM atau ekonomi kerakyatan, dan penguatan persatuan masyarakat.

    “Ketahanan pangan harus diwujudkan melalui langkah konkret dan berkelanjutan, bukan sekadar menjadi wacana.” Tegasnya.

    Oleh karena itu, lanjut Ketum Erman, IPHI siap mendorong pengembangan berbagai sektor produktif di daerah. Program yang disiapkan antara lain pengembangan pertanian, perikanan, tanaman pangan, perkebunan buah-buahan, hingga komoditas jagung.

    “Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Di Pulau Jawa saja masih banyak lahan dan sektor yang dapat dikembangkan untuk mendukung ketahanan pangan nasional.” Ungkapnya.

    Ketum Erman Suparno Dorong Realisasi Kampung Haji

    Dalam forum tersebut juga, Ketum PP IPHI, Erman Suparno juga menyoroti gagasan Kampung Haji sebagai salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap jemaah haji Indonesia. Menurutnya, jumlah jemaah haji Indonesia yang mencapai sekitar 220 ribu orang setiap tahun membutuhkan sistem pelayanan yang semakin terintegrasi dan profesional.

    “Kampung Haji merupakan gagasan yang sangat baik. Dengan jumlah sekitar 220 ribu jemaah haji setiap tahun, pelayanan akan lebih maksimal apabila dipusatkan dalam satu kawasan.” Tandasnya.

    Ketum Erman Suparno mengungkapkan bahwa konsep Kampung Haji dapat menjadi pusat pelayanan terpadu yang tidak hanya berkaitan dengan keberangkatan jemaah, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan dan kebutuhan pendukung lainnya. Ia pun berharap fasilitas yang tersedia antara lain; pemeriksaan kesehatan atau medical check-up gratis, pelayanan gizi, serta berbagai fasilitas pendukung bagi calon jemaah haji.

    “Gagasan tersebut dapat segera direalisasikan sehingga pelayanan kepada jemaah haji Indonesia semakin baik, terintegrasi, dan memberikan manfaat nyata.” Tandasnya.

    Dalam kesempatan tersebut juga, Erman Suparno menekankan bahwa kerja sama yang telah dituangkan melalui nota kesepahaman (MoU) harus segera diterjemahkan ke dalam program nyata. Menurutnya, sektor ketahanan pangan menjadi salah satu bidang yang akan menjadi fokus implementasi kerja sama IPHI dan Formasi.

    Di akhir sesi, Ketum Erman Suparno mengatakan bahwa berbagai potensi daerah harus dioptimalkan dengan melibatkan masyarakat sehingga program pembangunan tidak hanya bersifat top-down, tetapi juga mampu membuka ruang bagi partisipasi dan pemberdayaan masyarakat.

    Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Formasi, Y. Handeja Budhisedjati mengatakan, sinergi dengan IPHI diharapkan dapat memperkuat partisipasi masyarakat dalam mendukung berbagai program pembangunan menuju Indonesia Emas.

    “Kolaborasi ini sangat penting untuk mempertemukan potensi organisasi masyarakat, tokoh bangsa, dan berbagai elemen masyarakat agar dapat berkontribusi secara lebih konkret.” Ujarnya.

    Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pertemuan IPHI dan Formasi ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama lintas elemen dalam mengawal berbagai program strategis, mulai dari ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan UMKM, penguatan persatuan masyarakat, hingga peningkatan kualitas pelayanan haji.

    Dengan konsolidasi yang semakin kuat dan kolaborasi yang diwujudkan dalam program nyata, IPHI dan Formasi berharap kontribusi masyarakat terhadap pembangunan nasional dapat semakin besar dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas. (Humas/Gus).

    fortasi
    previous arrow
    next arrow

    latest articles

    explore more

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here