Surabaya, kartanusa – Terus berkemajuan dan mencerahkan, merespon bencana gempa bumi magnitudo 7,7 yang terjadi di beberapa Kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT), Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Jawa Timur mulai mengirimkan bantuan logistik guna membantu warga terdampak atau penyintas.
Pengiriman bantuan tersebut juga untuk mendukung aksi kemanusiaan Muhammadiyah melalui MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) Jatim di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (20/08/2026).
Ustadz Aditio Yudono, Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan LAZISMU Jatim, dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa barang bantuan logistik dikirimkan melalui jalur laut, yakni Kapal TNI Angkatan Laut (AL) KRI Teluk Parigi 539 dan Relawan MDMC yang naik kapal Dharma Lautan.
“Bismillah, untuk membantu warga terdampak gempa dan mendukung aksi kemanusiaan Muhammadiyah Jatim di Flores, LAZISMU Jatim mengirimkan bantuan logistik senilai Rp 175 juta yang terdiri dari Family kit 350 box, 1440 RendangMu produk Qurban Kemasan asli LAZISMU Jatim, 60 dos air minum dalam kemasan, 500 meter terpal, genset, penguat sinyal internet, 100 pcs baju anak dan lainnya.” Ujar Ustadz Aditio di sela-sela kegiatan mengirimkan bantuan via KRI Teluk Parigi 539 dermaga Armatim TNI AL, Ujung Surabaya.
Lebih lanjut, Ustadz Aditio mengungkapkan bahwa sebagaimana instruksi dari Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) PP Muhammadiyah diperkuat oleh arahan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim (PWM), Majelis Lingkungan Hidup Penanggulangan Bencana (MLHPB) PWM Jatim telah mengirimkan 14 orang Relawan dengan berbagai kehlian dan membentuk Pos Koordinasi (Poskor) bantuan untuk Penyintas gempa yang berlokasi di kota Ende NTT.
“Oleh karena itu Lazismu berkewajiban untuk mendukung pergerakan Relawan dengan dukungan dana operasional dan sejumlah bantuan logistik.” Imbuhnya.
Ustadz Aditio juga menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan Muhammadiyah Jatim di Flores ditempatkan di beberapa Posyan yakni di kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur dan Nagekeo. Layanan yang akan diberikan dalam masa tanggap darurat 30 hari meliputi layanan kesehatan dan dapur umum.
“Jika sesuai rencana dan tidak terkendala faktor apapun, baik cuaca maupun hal diluar prediksi, barang bantuan akan sampai ke Flores dalam tempo 3 – 4 hari. Kecepatan Kapal pengangkut hanya 18 knot atau sekitar 36 km perjam.” Katanya.
Untuk kebutuhan lain, lanjut Ustadz Aditio, dalam pendukung Dapur Umum seperti bahan pokok makanan berupa beras, lauk, sayuran dan sebagainya akan dibelikan di daerah setempat. Tentu dimaksudkan untuk membantu perekonomian penduduk lokal.
“Lazismu membuka kesempatan warga masyarakat luas berdonasi, bersinergi dan berkolaborasi membantu saudara kita yang tertimpa musibah bencana. Donasi dapat ditransfer ke rekening Bank BSI norek 9000009994, Bank Jatim Syariah norek 6141111999, dan Bank Muamalat norek 7710015630. Semoga aksi kemanusiaan ini dapat bermanfaat dan membantu mengurangi beban warga terdampak gempa.” Harapnya. (Media Lazismu Jatim).








